Mariah Carey Akan Tampil di Sebuah Pub di Brisbane

Laura Gartry    •    2017-10-13 11:30:40 WIB
Mariah Carey Akan Tampil di Sebuah Pub di Brisbane
Mariah Carey akan menggelar turnya keliling Australia di awal 2018.

Di saat Sydney, Melbourne, dan Perth bersiap dengan tur Mariah Carey keliling Australia, sebuah pub yang berada satu jam di luar kota Brisbane, yakin bisa menangani logistik untuk menjadi tuan rumah bagi sang diva. Mereka telah menghabiskan banyak uang untuk bisa melakukannya.

Penyanyi terlaris di tahun 1990an akan menggelar Tur #1s keliling Australia pada bulan Februari 2018, dengan tampil di Melbourne Showgrounds, Parramatta Park dan Perth Arena.

Namun pilihan tempat dimana ia akan tampil di Queensland, yakni Sandstone Point Hotel berada di utara kota Brisbane, tepatnya dekat kawasan Bribie Island. Pemilihan ini disebutkan telah mengejutkan banyak pihak, karena banyak warga yang tidak tahu dan berada satu jam di luar pusat kota Brisbane.

Di Australia, sejumlah tempat dengan nama hotel, bukan selalu tempat menginap, tetapi bisa juga sebuah pub atau bar.

Sandstone Point Hotel dulunya adalah sebuah properti pedesaan, pub dan restoran. Dengan memakan biaya hingga $30 juta, sekitar Rp 30 miliar, tempat ini dibuka sekitar dua tahun lalu dan telah menjadi tempat digelarnya sejumlah konser dengan jumlah penoton 3.000-6.500 orang. Konser musik biasanya digelar di atas sebuah panggung di kawasan luar pub yang berumput.

Pihak pub berharap dapat menempatkan namanya sebagai tempat utama, karena akan menggelar panggung yang lebih besar, dengan potensi penonton mencapai 10.000 orang.

Pemilik Sandstone Point Hotel, Robert Comiskey yakin mereka dapat melakukannya.

"Ini akan menjadi pertama kalinya menggunakan panggung besar kami," katanya.

"Saya rasa tidak akan ada masalah, infrastrukturnya ada."

"Kami akan melibatkan manajer panggung dari luar, yang terbiasa menangani hal ini setiap hari."

"Kami akan memastikan semuanya lancar, 100 persen, dan melakukannya dengan benar untuk pertama kalinya."

Robert tidak asing lagi dengan proyek-proyek ambisius, setelah pernah mengubah Eatons Hill Hotel menjadi tempat musik live populer di pinggiran kota Brisbane.

Sandstone Point Hotel di kawasan Bribie Island, Queensland
Sandstone Point Hotel di kawasan Bribie Island, Queensland

ABC News: Sandstone Point Hotel

"Ketika kami membangun Eatons Hill, orang-orang berkata 'tidak akan berhasil, karena bukan di kota'. Itu tidak mudah, ada kesulitan, tapi kami sudah membuktikannya berhasil," katanya.

Robert mengatakan seorang promotor telah datang ke Hotel Sandstone Point, untuk menggelar konser Mariah Carey.

"Tempat ini dirancang untuk mendatangkan bintang besar, seperti ini," katanya.

"Selalu pasti akan terjadi, tapi bintang mana yang akan datang."

"Kami berharap tiket bisa terjual sebanyak mungkin. Terakhir kali dia [Mariah] berada di Brisbane, ia menjual sekitar 10.000 [tiket] jadi pasti ada sesuatunya."

Ia mengaku tidak tahu berapa besar Mariah Carey dibayar untuk satu pertunjukan, tapi ia menebang turnya ini bisa berharga jutaan dolar.

Tapi acara sebesar ini tentu bukan bebas dari tantangan logistik. Pub tersebut sudah menghabiskan dana sebesar $250.000, sekitar Rp 2,5 miliar, untuk menyiapkan infrastruktur menjadi tuan rumah konser tersebut.

Misalnya, beberapa kilometer terakhir di jalan utama menuju pub ini hanya bisa dilalui satu mobil, sesuatu yang perlu diubah.

"Kita akan memiliki awal yang sulit, manajemen lalu lintas yang baik, perencanaan dan tanda-tanda petunjuk jalan, serta memastikan ada tempat parkir yang memadai di tempat kami," katanya.

Sandstone Point Hotel buka di tahun 2015, memiliki bar, restoran, dan area luar ruangan
Sandstone Point Hotel buka di tahun 2015, memiliki bar, restoran, dan area luar ruangan.

ABC News: Sandstone Point Hotel

Untuk biaya sistem panggung dan suara saja sudah menghabiskan biaya hingga $ 120.000, sekitar Rp 1,2 triliun.

"Dan bukan hanya panggungnya, melainkan toilet, tenda, pagar, paramedis, polisi, manajemen lalu lintas. Kita ada ratusan ribu yang harus disiapkan hanya untuk satu hari," katanya.

"Jika kita tidak melakukannya dengan baik, semua orang tahu soal itu secara langsung. Tidak banyak orang yang bisa memaafkan, jika mereka harus menunggu, atau kemudian parkir mobil jadi masalah."

Robert mengatakan meskipun mengeluarkan biaya banyak untuk mendatangkan Mariah Carey, jumlah penonton terus menambah.

"Kami menghitung jumlahnya dan memastikan risiko yang ada memuaskan. Jika kita merasa resikonya terlalu tinggi, kami akan meninggalkannya. Kita telah melewati banyak kesepakatan, karena kami pikir risikonya terlalu tinggi untuk artis itu," katanya.

Artikel ini tersedia juga dalam bahasa Inggris, yang bisa dibaca disini.


(Australia Plus ABC)