Konsumen Akan Bisa Memantau Pemakaian Listrik Lewat App

Erin Parke    •    2017-11-15 10:51:28 WIB
Konsumen Akan Bisa Memantau Pemakaian Listrik Lewat App
Warga Broome Stuart Horne menjadi orang pertama di Australia yang menggunakan paket Smartsun untuk menghemat pemakaian listrik.

Di Australia Barat, sebuah app sudah ada untuk memungkinkan konsumen memantau pemakaian listrik dan gas mereka.

Menteri Energi Australia Barat Ben Wyatt mengatakan selain itu, konsumen juga dimungkinkan di masa depan untuk membayar listrik/gas sesuai dengan kuota seperti yang sekarang dilakukan dengan pembelian kuota telepon.
Model langganan listrik terbaru bernama MyPower sekarang mulain diterapkan di kota Broome dan Port Hedland di Australia Barat dan pemerintah negara bagian setempat mengatakan model seperti ini tampaknya akan diberlakukan di seluruh negara bagian tersebut.

"Ini masa depan penggunaan listrik/gas di Australia Barat, yang berarti konsumen bisa menggunakan listrik, dan membelinya, sesuai dengan kuota seperti model telepon, dan internet, sehingga mereka lebih memiliki pilihan dan kontrol." kata Wyatt.

"Jelas ini adalah cara agar warga Australia Barat memiliki kuasa lebih besar dan lebih mengerti pemakaian listrik/gas mereka." katanya lagi.

Dengan menggunakan app, konsumen perusahaan Horizon Powers bisa memantau penggunaan listrik mereka lewat pemasangan 'meter pintar' di seluruh perumahan di kawasan Broome dan Port Hedland.

App itu bertalian dengan sistem pembayaran yang lebih luwes, yang memungkinkan konsumen mendapatkan bonus bila tidak menggunakan listrik di masa-masa puncak penggunaan.

Direktur Pelaksana Horizon Power Frank Tudor mengatakan uji coba yang dilakukan di kawasan Port Hedland beberapa bulan lalu menunjukkan bahwa konsumen yang bisa memantau pemakaian listrik mereka akan berusaha mematikan peralatan yang tidak dibutuhkan.

"Kami bisa memberikan umpan balik langsung ke konsumen lewat app, sehingga mereka bisa melihat bagaimana pemakaian listrik dan langsung mengambil tindakan." katanya.

Dia mengatakan karenanya konsumen bisa mengurangi pemakaian listrik mereka sampai sekitar 20 persen.

"Ini hasil yang baik dan ini berarti dorongan kepada konsumen untuk lebih disiplin dan mereka akan mendapat signal mengenai apa artinya pemakaian di saat jam sibuk dan bila mengambil tindakan, mereka akan mendapatkan bonus.:" kata Tudor.

Wyatt mengatakan bahwa dia memperkirakan kota-kota lain di Australia Barat akan berminat dengan sistem tersebut, namun infrastruktur yang dibutuhkan harus dibuat terlebih dahulu.

Diskon listrik tenaga surya juga ditawarkan

Sebuah program uji coba juga sedang dilakukan di Kimberley di Australia Barat yang diharapkan akan bisa membantu konsumen untuk mengurangi pemakaian listrik.

Dua belas rumah di Broome sudah dipilih untuk penggunaan listrik dengan sumber tenaga yang bisa diperbarui, dngan menawarkan penggunaan sistem panel tenaga surya dimana konsumen bisa menghemat sekitar $ 2000 (sekitar Rp 20 juta) per tahun.

A Broome house with solar panels on the roof.
Saat ini hanya 10 persen rumah di Broome yang dipasang panel surya.

ABC News: Joshua Spong

Direktur eksekutif perusahaan Landcorp Kerry Fijac mengatakan skema yang dikembangkan bersama dengan Horizon Power, merupakan yang pertama kali diujikan di Australia Barat.

"Kami memberikan diskon besar bagi mereka yang mau menggunakan panel tata surya, jadi dengan modal $ 5 ribu, mereka bisa mendapatkan panel suraya bernilai $ 35 ribu dolar dan peralatan lainnya."

"Selama masa dua tahun, mereka diperkirakan akan bisa menghemat $ 2500."

Stuart Horne dan keluarganya adalah salah satu keluarga yang ikut dalam skema tersebut.

Peralatan di rumanya seperti AC dan sistem air panas dihubungkan dengan batere yang mendapat tenaga dari panel surya di atap rumah mereka.

"Mudah-mudahan kami akan menghemat. Tagihan listrik tinggi sekali di Broome, dan kami adalah keluarga muda jadi semua penghematan perlu kami lakukan."

"Sejauh ini kami sudah menggunakan 50-60 persen listrik dari panel surya, dan sudah ada app yang bisa memantau semuanya."

"Rata-rata pembayaran listrik sekitar $ 1000 (sekitar Rp 10 juta) tiap dua bulan. Bila kami bisa mengurangi 50 persennya penghematannya akan banyak."

Skema ini akan dipantau selama dua tahun untuk melihat seberapa besar dampaknya terhadap pengurangan penggunaan listrik terutama di masa-masa jam sibuk.

Lihat artikelnya dalam bahasa Inggris di sini


(Australia Plus ABC)

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

3 hours Ago

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Setya Novanto menjadi pintu masuk Kom…

BERITA LAINNYA