Tiket Parpol Pilgub Sulsel Tinggal 36 Persen

Andi Aan Pranata    •    Rabu, 11 Oct 2017 17:12 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Tiket Parpol Pilgub Sulsel Tinggal 36 Persen
Sejumlah kandidat gubernur Sulsel mengikuti penjaringan bakal calon di Partai Demokrat. Foto: MTVN/Andi Aan Pranata

Metrotvnews.com, Makassar: Sejumlah kandidat gubernur Sulawesi Selatan masih saling berebut rekomendasi partai politik untuk dapat mencalonkan diri pada Pilgub 2018. Hanya lima dari 12 parpol penghuni parlemen yang dukungannya bisa diperebutkan, 36 persen suara menjadi 'tiket' tersisa.

Pengamat politik Universitas Hasanuddin Adi Suryadi Culla mengungkapkan, perkembangan teranyar menunjukkan arah peta koalisi parpol di Pilgub Sulsel masih sangat cair. Sejauh ini belum bisa diprediksi berapa banyak pasangan bakal calon yang bakal bertarung. Sebab partai yang telah mengeluarkan rekomendasi pun, masih bisa mengubah keputusannya.

"Paling tidak hingga pendaftaran bakal calon di KPU dibuka, semua masih bisa terjadi. Komunikasi politik masih berjalan di kalangan parpol, dan ada banyak kemungkinan," katanya di Makassar, Rabu 11 Oktober 2017.

(Baca: Dukungan PPP di Pilgub Sulsel Terbelah)

Bakal calon gubernur Sulsel dari jalur parpol wajib memenuhi syarat dukungan 20 persen suara, atau minimal pemilik 17 dari 85 kursi di parlemen provinsi.

Peta politik kini

Partai Golkar dengan 18 kursi sudah lebih dulu memastikan bakal calon usungan. Mereka menjagokan Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid, berpasangan senator DPD RI Aziz Qahhar Mudzakkar. Partai beringin sejauh ini berkoalisi dengan NasDem (7 kursi), PPP (7 kursi), dan PKPI (1 kursi).

(Baca: PKPI Turut Dukung Nurdin Halid di Pilgub Sulsel)

Terpisah, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah mengungkapkan rencananya mendeklarasikan pencalonan diri dalam waktu dekat. Berpasangan dengan Sudirman Sulaiman, adik Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dia mengklaim telah mengantongi rekomendasi dari tiga parpol.

Partai yang dimaksud Nurdin adalah Gerindra, pemegang 11 kursi di parlemen provinsi, PDIP (5 kursi), dan PKS (6 kursi).  Penyerahan berkas rekomendasi tersebut rencananya digelar 22 Oktober mendatang.

Dari dua pasangan kandidat di atas, tiket berupa 55 kursi parlemen atau 64 persen sudah laku. Kandidat lain kini memperebutkan 36 persen tiket, masing-masing dari partai Demokrat (11 kursi), PAN (9 kursi), PKB (3 kursi), PBB (1 kursi), dan Hanura (6 kursi).

(Klik: Nurdin Abdullah Klaim Genggam 16 Kursi Parlemen Sulsel)

Pasangan lain yang disebut-sebut sebagai kandidat adalah wakil gubernur Sulsel Agus Arifin Numang dan legislator DPR Aliyah Mustika, serta mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, berpasangan Bupati Luwu Andi Mudzakkar. Nama terakhir berencana menempuh jalur perseorangan.

Menurut Adi, sejauh ini setidaknya ada sejumlah skema pertarungan di pilgub. Yang menonjol berdasarkan tren saat ini, pemilihan melibatkan empat bakal calon. Tiga dari parpol, satu melalui jalur independen.

"Bisa jadi ada pasangan yang merebut mayoritas dukungan parpol sehingga jumlah kandidat lebih sedikit. Yang berencana maju lewat jalur independen juga masih ada kemungkinan batal bertarung," ujarnya.

 


(SUR)

Pergantian Ketua DPR Disebut Melibatkan Aburizal Bakrie

Pergantian Ketua DPR Disebut Melibatkan Aburizal Bakrie

25 minutes Ago

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Ridwan Hisjam menyebut Ical, sapaan Aburizal, setuju dengan su…

BERITA LAINNYA