Korsleting Diduga Penyebab 40 Kapal Nelayan di Pelabuhan Benoa Bali Terbakar

Antara    •    Selasa, 10 Jul 2018 16:32 WIB
Kebakaran kapal di Bali
Korsleting Diduga Penyebab 40 Kapal Nelayan di Pelabuhan Benoa Bali Terbakar
Kebakaran puluhan kapal nelayan di Pelabuhan Benoa Bali/ANT/Fikri Yusuf

Denpasar: Kepolisian Resor Kota Denpasar, Bali, masih memeriksa 14 orang saksi yang mengetahui kebakaran kapal yang terjadi di Pelabuhan Benoa, Denpasar beberapa waktu lalu.

"Pemeriksaan saksi sedang berjalan dan berdasarkan keterangan salah satu ABK, menyampaikan bahwa dugaan awal munculnya api dari mesin kapal untuk menyalakan lampu dan penanak nasi yang korsleting dan menjadi pemicu kebakaran," kata Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo di Denpasar, Selasa, 10 Juli 2018.

Untuk hasil pemeriksaan seluruh saksi, pihaknya belum bisa menjelaskan terkait apa saja yang diperiksa karena masih dilakukan pemeriksaan mendalam. Selain itu, Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar juga masih menyelidiki penyebab utama kebakaran kapal itu terjadi.

Dugaan sementara, kata Hadi, pemicu kebakaran 40 unit kapal itu berasal dari api yang membesar dari salah satu kapal motor Cilacap Jaya Karya. "Sementara baru itu saja yang bisa disampaikan dan pemeriksaan masih berjalan. Kita masih menunggu Labfor melakukan penyelidikan hingga satu minggu ke depan," ujar mantan Kapolres Gianyar ini.

Terkait adanya dugaan kesengajaan oknum tertentu yang ingin membakar kapal polisi masih mendalaminya. 

"Kalau memang ada ada unsur kesengajaan dari oknum tertentu untuk membakar pasti kami proses hukum," ujarnya. 

Terkait perizinan kapal tersebut, Hadi Purnomo menegaskan sebagian besar seluruh kapal yang bersandar masih menunggu izin berlayar dari Dirjen Kelautan dan Perikanan. Hal ini juga dianggap sebagai salah satu faktor kapal banyak menumpuk di Pelabuhan Benoa.

"Saya berharap ini menjadi perhatian pemerintah karena kalau kapal terlalu lama bersandar bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti korsleting," katanya.

Ia menambahkan sekarang ini ada 600 sampai 700 kapal yang menunggu izin berlayar. Dari jumlah itu, hanya tujuh kapal yang siap berlayar.  Pihaknya belum mengetahui pasti lamanya izin keluar dari Dirjen Kelautan dan Perikanan. Dari kejadian yang sudah tiga kali terjadi ini, Saya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Pelindo, Syahbandar, maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Kami akan segera mengumpulkan instansi terkait membicarakan mengenai cara penanganan apabila ada kejadian seperti ini. Kita berharap mudah-mudahan tidak terjadi lagi," ujar Hadi Purnomo.




(ALB)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA