Warga di Kaki Gunung Kerinci Minta Jalur Evakuasi

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 27 Nov 2016 08:38 WIB
gunung berapi
Warga di Kaki Gunung Kerinci Minta Jalur Evakuasi
Kepulan asap terlihat di kaki Gunung Kerinci yang telah dipenuhi ladang di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Kerinci, Jambi, Minggu (14/6). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan.

Metrotvnews.com, Jambi: Gempa tremor di kawah Gunung Api Kerinci semakin sering terjadi. Selain itu, gunung api yang tertinggi di Asia Tenggara tersebut terus mengeluarkan abu vulkanik.

Sejak mengalami gempa tremor pada 15 November lalu, aktivitas Gunung Api Kerinci terus meningkat dan hinggat saat ini belum mereda. Semburan asap kelabu keluar dari perut Gunung Kerinci dengan ketinggian asap mencapai 1.000 meter, asap kelabu yang keluar condong ke arah barat.

Dosen Geofisikan Universitas Jambi, Soni Setiawan mengharapkan pemerintah melakukan simulasi bencana letusan Gunung Api Kerinci, jika sewaktu-waktu terjadi letusan, maka warga sudah siap dan sudah tahu apa yang harus dilakukan.

"Warga yang tinggal di bawah kaki bukit Gunung Kerinci meminta pemerintah untuk membuat jalur Evakuasi. Sebab, warga bingung harus pergi ke mana jika Gunung Kerinci benar-benar meletus," ungkap Soni kepada Metro TV, Minggu (27/11/2016).

Meski demikian, petugas pengamatan Gunung Api Kerinci mengharapkan warga tidak panik, karena Gunung Api Kerinci masih berstatus Waspada II.




(DEN)