Bandara Soetta Perketat Akses Darat dan Udara

Farhan Dwitama    •    Kamis, 17 May 2018 15:36 WIB
bandara soekarno-hatta
Bandara Soetta Perketat Akses Darat dan Udara
Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto: MI/Agus Mulyawan

Tangerang: Bandara Internasional Soekarno-Hatta berstatus siaga satu usai beberapa teror yang terjadi di Tanah Air. Pengelola bandara memperketat akses dari sisi darat maupun udara.  
 
Sebanyak sepuluh tim K9 Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan di terminal serta di Gedung Transit Oriented Development (TOD).  
 
Seluruh pergerakan di Bandara Soekarno-Hatta dipantau 1.900 CCTV. Keberadaan CCTV ini sangat membantu petugas dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan Bandara Soekarno-Hatta.
 
Selain itu, pengamanan di area curbside, non-terminal building dan gedung parkir terminal juga ditingkatkan.  
 
"Kami bersatu melawan terorisme," kata Senior Manager of Aviation Security Rescue and Fire Fighting Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tommy Hadi Bawono, Kamis, 17 Mei 2018.
 
Total kekuatan pengamanan Bandara Soekarno-Hatta mencapai 4.020 personil. Terdiri dari Avsec, BKO TNI, serta security guard.

"Belum termasuk dari pihak Kepolisian," ujar Tommy.
 
Begitu pun dengan jalan di perimeter dan sisi udara,  PT Angkasa Pura II (Persero) telah melakukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait yang terlibat di dalam kegiatan sisi udara.
 
Pengamanan kawasan udara juga ditingkatkan. Seluruh peralatan kerja dan kendaraan diperiksa.

"Selain itu  kami melakukan pengecekan parking stand sebelum pesawat tiba dan berangkat. Proses loading dan un-loading kargo pun ditingkatkan pengetatannya," jelas Tommy.


(SUR)