Ledakan di Seram Bagian Barat Bikin Warga Marah

Hamdi Jempot    •    Selasa, 18 Apr 2017 15:13 WIB
ledakan
Ledakan di Seram Bagian Barat Bikin Warga Marah
Warga memblokade jalan di Kabupaten Seram Bagian Barat, Selasa 18 April 2017. Mereka meradang setelah dua ledakan bom terdengar di kawasan tersebut, MI - Hamdi Jempot

Metrotvnews.com, Ambon: Dua ledakan terjadi di lokasi berbeda di Desa Waisamu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SSB), Maluku pada Selasa dini hari 18 April 2017. Ledakan terjadi di depan kediaman mantan Raja Waisamu, A Reunussa dan di depan rumah William Lewerissa di Jalan Trans Pulau Seram.

Kapolres SBB AKBP Agus Setiawan mengatakan ledakan mengejutkan warga setempat. Namun tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolres beserta Komandan Kodim 1502 Masohi, Letkol Inf Ahmad Fikri Dalimunthe mendatangi lokasi. Sebab, ledakan yang dilakukan orang tak dikenal itu membuat warga setempat marah.

Warga turun ke jalan. Mereka memblokade Jalan Trans Pulau Seram sehingga arus lalu lintas dari Pelabuhan Penyeberangan Kairatu menuju Kota Piru, Ibu Kota Kabupaten SBB, lumpuh total.

Kapolres meminta warga menahan diri dan tetap menjaga ketertiban umum setelah ledakan. Kapolres juga meminta warga mempercayakan penanganan kejadian itu ke kepolisian.

"Tim kami sudah melakukan olah TKP. Untuk proses penyelidikannya sudah berkoordinasi dengan Polda Maluku," kata Kapolres.

Setelah bernegosiasi, warga pun sepakat membuka blokade. Lalu lintas pada sore ini pun lancar.

Kabid Humas Polda Maluku AKBP Abner Ronald Tatuh mengatakan beberapa saksi menyebutkan pelaku peledakan bom mengendarai sepeda motor dan berboncengan. Hingga berita ini dimuat, polisi masih menyelidiki motif peledakan.

"Anggota sementara mengembangkan keterangan ini dan menyeledikinya,  mengenai motif peledakan belum diketahui" kata Tatuh.


(RRN)