KPU Sulsel Buka Pendaftaran Lembaga Pemantau Pilgub

Andi Aan Pranata    •    Kamis, 12 Oct 2017 13:14 WIB
pilkada 2018
KPU Sulsel Buka Pendaftaran Lembaga Pemantau Pilgub
Peluncuran tahapan Pilgub Sulsel pada September lalu. MTVN/Andi

Metrotvnews.com, Makassar: KPU Provinsi Sulawesi Selatan, mulai hari ini membuka pendaftaran pemantau pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2018. Pendaftaran dibuka secara umum bagi lembaga independen yang hendak ambil bagian mendukung penyelenggaran pilkada.

Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief mengatakan, pemantau pilkada merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya hajatan politik lima tahunan. Selain di tingkat provinsi, pendaftaran juga dibuka pada 12 kabupaten/kota se-Sulsel yang menyelenggarakan pemilihan bupati/ wali kota.

“Pendaftaran sesuai wilayah yang ingin dipantau. Untuk pemilihan gubernur melalui KPU provinsi, sedangkan pemilihan bupati/wali kota lewat KPU di masing-masing daerah,” kat Iqbal di Makassar, Sulsel, Kamis 12 Oktober 2017.

Iqbal menjelaskan bahwa peran pemantau pilkada diatur dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 2017 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarkat dalam Pilkada. Pada praktiknya, lembaga pemantau diberi ruang dan akreditasi guna mengawasi seluruh proses dan tahapan pilkada.

Pemantau, antara lain berhak mendapatkan akses dan perlindungan hukum di wilayah pemilihan. Juga diberi kesempatan mengamati dan mengumpulkan informasi jalannya proses pemilihan dari tahap awal hingga akhir. Pada hari pemungutan suara, pemantau mendapat tempat dan akses informasi di TPS, serta berhak menggunakan perlengkapan untuk mendokumentasikan setiap kegiatan pilkada.

“Pemantauan sebagai wujud partisipasi masyarakat, untuk memastikan apakah pilakda sudah berjalan sesuai regulasi yang ada. Serta memastikan penyelenggara bekerja sesuai tupoksi,” ujar Iqbal.

Sesuai aturan, lembaga pemantau wajib memenuhi sebagai persyaratan. Antara lain memiliki badan hukum pendirian lembaga, melengkapi struktur kelembagaan, serta punya kompetensi dan pengalaman sebagai pemantau.

“Atas dasar persyaratan tersebut, kami di KPU melalukan verifikasi dan penelitian, untuk menyetujui siapa saja yang berhak memantau pilkada,” Iqbal mengatakan. 

KPU Sulsel telah lebih dulu meluncurkan tahapan Pilgub 2018, melalui seremoni pada 28 September 2017. Pada Oktober ini, mulai dibentuk panitia pemilihan dari tingkat kecamatan hingga panitia pemungutan suara. Pendaftaran bakal calon gubernur dibuka Januari 2018, sedangkan puncaknya berupa pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018.


(ALB)