Kemenpora Gelar Kompetisi Pemuda Inspiratif

Gervin Nathaniel Purba    •    Sabtu, 15 Sep 2018 17:32 WIB
berita kemenpora
Kemenpora Gelar Kompetisi Pemuda Inspiratif
(Foto:Dok.Kemenpora)

Jakarta: Kompetisi Pemuda Inspiratif yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih belanjut. Setelah Lhokseumawe, kompetisi digelar di lapangan Blang Padang, Banda Aceh, dan Lapangan Wirabraja, Bukittinggi, pada 15-16 September 2018.

Kompetisi ini merupakan wujud janji pemerintah dalam Nawacita Presiden RI Joko Widodo. Dijadwalkan kompetisi akan digelar di delapan provinsi dan 16 kota, dengan tujuan kota kedua yang disinggahi adalah Kota Banda Aceh dan Bukittinggi.

Sebanyak seribu peserta pemuda berprestasi berusia 16 hingga 30 tahun akan dikumpulkan di setiap kota. Tujuan kegiatan Pemuda Inspiratif 2018 untuk mencari para pemuda kreatif dan berprestasi.

Dengan ide dan prestasinya, dapat membuat inspirasi bagi masyarakat. Ini juga untuk memacu kreativitas masyarakat atau pemuda yang punya potensi untuk berkembang. 

Tim juri akan memilih dua peserta terbaik, yakni satu putra dan satu putri untuk setiap kota. Nantinya kedua peserta terbaik akan dikirim ke Banten untuk bersaing di tingkat nasional.

Ada sembilan kategori yang akan dilombakan oleh para peserta, yaitu pariwisata, lingkungan, olahraga, musik, teknologi, wirausaha, pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Peserta bebas memberikan ide, konsep, gagasan, atau bahkan produk yang berkaitan dengan salah satu kategori tersebut.

Penampilan peserta akan dinilai oleh juri. Bagi satu putra dan satu putri terbaik di setiap kota akan dikirim mengikuti penyisihan nasional untuk memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan. Rencananya, kegiatan serupa akan digelar di Kota Banda Aceh pada Sabtu-Minggu, 15-16 September 2018.

Kegiatan ini hadir di tengah masyarakat dengan tujuan meningkatkan persatuan pemuda terhadap kebhinnekaan, menjadikan kreativitas sebagai tembok pemerkokoh persatuan dan kemajuan bangsa, memberikan dampak berupa semangat patriotisme terhadap NKRI.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan, kegiatan itu ditujukan bagi warga negara Indonesia dengan rentang usia 16-30 tahun. Kegiatan Pemuda Inspiratif 2018 akan dikemas secara kekinian, kreatif, patriotik, gembira, massal, kompetitif, dan tak terupakan.

Lebih spesifik kegiatan ini menyasar ke dalam lima bidang, yaitu kemajuan bangsa, kecintaan NKRI, semangat patriotisme, persatuan pemuda, kebudayaan.

Selain kegiatan utama, tim panitia Pemuda Inspiratif juga akan menggelar kegiatan hiburan lainnya, seperti lomba Paskibra dan kompetisi band. Yang menarik, khusus di Banda Aceh ada satu kompetisi tambahan yaitu e-sports tournament.

E-sports akan menjadi satu kompetisi khusus pada Pemuda Inspiratif 2018. Kesuksesan e-Sport (olahraga elektronik) yang menjadi kompetisi demonstrasi di ajang Asian Games 2018, membuat e-Sport semakin banyak digemari. Salah satu game yang populer adalah Mobile Legend yang akan dikompetisikan.

 “Kami melihat animo gamer begitu besar pada permainan Mobile Legend. Maka itu, kami pun telah menyiapkan hadiah istimewa berupa satu unit sepeda motor Honda BeAT bagi tim pemenang kompetisi Mobile Legend ini,” ujar Ketua Panitia Pemuda Inspiratif di Banda Aceh Doddy Bagus dalam keterangan tertulis, Sabtu, 15 September 2018.

Selain dimeriahkan kompetisi Mobile Legend, para penonton akan dihibur penampilan istimwa dari band bintang tamu Apache13. “Kami optimistis para pseserta Pemuda Inspiratif di Banda Aceh akan semakin antusias dengan banyaknya kegiatan yang kami selenggarakan,” katanya.

Tak hanya di Banda Aceh, kompetisi Pemuda Inspiratif pada 15-16 September juga siap digelar di kota Bukittinggi. Kota yang terkenal dengan jam gadang yang ikonik ini, siap menggelar Pemuda Inspiratif. Berbeda dengan Banda Aceh, Pemuda Inspiratif Bukittinggi punya supporting event tersendiri yakni Hand-lettering competition.

Sesuai dengan namanya, kompetisi ini mengajak para pemuda untuk menciptakan kreasi tulisan. Menurut Okky Prama, ketua Panitia Pemuda Inspiratif di Bukittinggi hand-lettering merupakan kompetisi yang unik. 

“Kriteria penilaiannya adalah originalitas ide, kreativitas, ukiran, estetika, dan kerapian,” ujar Okky.


(ROS)