Gubernur Sulut Ancam Pabrik Miras yang Gunakan Metanol

Mulyadi Pontororing    •    Senin, 29 Jan 2018 17:45 WIB
miras
Gubernur Sulut Ancam Pabrik Miras yang Gunakan Metanol
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey -- ANT/Wahyu Putro A

Manado: Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengancam pabrik minuman keras di wilayahnya yang berani mencampur bahan berbahaya metanol di produknya akan mendapat sanksi keras. Pabrik miras hanya boleh menggunakan campuran bahan Cap Tikus, yaitu miras lokal yang terbuat dari endapan pohon enau.

"Perusahaan yang menggunakan metanol akan ditutup. Saya sudah instruksikan ini ke Disperindag agar berkoordinasi dengan Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan), jika mendapati perusaahn pakai metanol sebagai bahan baku minuman beralkohol, ditutup saja," tegas Olly di Manado, Senin, 29 Januari 2018.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulut Recky Toemandoek menjelaskan, perizinan pabrik minuman keras tidak gampang karena memperhitungkan banyak hal. Dibutuhkan berbagai proses dan tim terpadu untuk mengeluarkan izin.

Recky menyarankan agar pelaku usaha inovatif menjadikan Cap Tikus minuman beralkohol berkualitas. "Pengusaha bisa mencontoh pengusaha di Bali. Di sana minuman beralkohol dikemas menarik dan dijadikan suvenir. Ini juga bisa diterapkan di sini," kata dia.


(NIN)