Pascapenembakan Polisi

Bima Kembali Kondusif

Raiza Andini    •    Rabu, 13 Sep 2017 12:54 WIB
penembakan polisi
Bima Kembali Kondusif
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Bima: Situasi di Bima, Nusa Tenggara Barat, kembali kondusif pascapenembakan dua polisi. Tim penyidik dibantu Inafis dan Puslabfor Mabes Polri selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kemarin memang sempat dijaga ketat, tapi sekarang sudah kembali kondusif dan aman," kata Kasubbag Humas Polres Bima Kota Ipda Suratno, Rabu 13 September 2017.

Namun, lanjut Suratno, polisi masih berjaga di sekitar TKP. Karena lokasi penembakan dekat dengan sekolah, tim dari Sabhara tidak terlalu menonjol dalam menjaga lokasi.

"Banyak anak sekolah, takut mereka terganggu. Jadi, pengamanan hanya sekadarnya saja," tambahnya.

(Baca: Bima Berstatus Siaga Pascapenembakan Polisi)

Menurut Suratno, pihaknya saat ini masih menyelidiki dan memburu pelaku penembakan. "Sejumlah saksi juga terus kami periksa," tutupnya.

Sebelumnya, dua polisi ditembak orang tak dikenal usai mengantar anak mereka sekolah sekira pukul 07.00 WITA pada Senin 11 September 2017. Keduanya mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di RS Sanglah, Bali.

Penembakan terjadi di dua tempat yang berbeda. Bripka Jainal, polisi dari Satuan Sabhara Polres Bima Kota, ditembak saat mengantar anaknya ke SD Negeri 10 Kora Bima, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Bima.

(Baca: Polisi Korban Penembakan di Bima Kenal Pelaku)

Setibanya di depan STM Kota Bima, Jainal ditembak secara membabi buta oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor. Ia pun mengalami luka tembak di bagian bahu kanan.

Sedangkan, Bripka Gafur ditembak di bagian perut saat mengantar anaknya ke SMP Negeri 8 Bima. Penembaknya juga mengendarai sepeda motor.

Pascaperistiwa tersebut, Bima ditetapkan berstatus siaga. Sejumlah polisi dikerahkan untuk menjaga kota.


(NIN)