Penembak Gerai Ponsel di Tangsel Anggota Polisi

Farhan Dwitama    •    Minggu, 16 Jul 2017 15:12 WIB
penembakan
Penembak Gerai Ponsel di Tangsel Anggota Polisi
Gerai ponsel tempat terjadinya peristiwa letusan senjata di Pondok Aren, Tangsel, Banten, Sabtu (15/7/2017). (Metrotvnews.com/Farhan)

Metrotvnews.com, Tangerang: Insiden penembakan gerai telepon seluler (ponsel) di Tangerang Selatan dilakukan oleh anggota Polsek Curug, Brigadir Irwan Lombu. Perisitwa itu disebut akibat ketidaksengajaan.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widianto, menerangkan, Brigadir Irwan saat itu memegang senjata jenis Taurus yang disimpannya di pinggang kiri.

Saat itu, Brigadir Irwan datang ke gerai ponsel Bang Ajah Cell di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren. Dia hendak membeli alat pengisi daya ponsel.

"Senjata itu dia selipkan di pinggang kiri," terang Fadli, Minggu, 16 Juli 2017.

Baca: Pelaku Penembak Toko Ponsel Meracau Sebelum Beraksi

Fadli mengatakan, letusan senjata terjadi karena Brigadir Irwan merasa pinggangnya gatal. Saat memperbaiki posisi, seketika itu senjata meletus.

"Bermaksud memperbaiki posisi senjatanya, malah langsung meledak ke arah atas," ucapnya. 

Dari tempat kejadian terungkap, proyektil dari tembakan itu mengenai tembok. Lalu rekoset (memantul) hingga mengakibatkan plafon berlubang. 

Setelah senjata apinya meledak, lanjutnya, Brigadir Irwan meninggalkan gerai dan menuju ke warung bubur kacang ijo di sebrang lokasi kejadian. 

Peristiwa ini dilaporkan oleh Didin, warga setempat, kepada Polsek Pondok Aren. Kepolisian setempat bersama Propam Polres Tangsel mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian. Polisi menemukan proyektil di plafon.

Kini, Brigadir Irawan diperiksa Propam Polres Tangerang Selatan. Polisi juga meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Penembakan terjadi pada Sabtu, 15 Juli, sekitar pukul 15.30 WIB. Saksi yang enggan dipublikasi, bilang, pelaku seperti menceracau sebelum menembakkan senjata. Pelaku datang mengendarai sepeda motor berpelat Polri.


(SAN)