Gempa dan Tsunami di Palu

Wapres Minta BBM Dijual dengan Eceran

Surya Perkasa    •    Jumat, 05 Oct 2018 18:23 WIB
Gempa Donggala
Wapres Minta BBM Dijual dengan Eceran
Jeriken berjejer di depan SPBU di Jalan Kartini, Palu, pada Rabu malam, 3 Oktober 2018, MI - Susanto

Palu: Wakil Presiden Jusuf Kalla memantau stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Palu, Sulawesi Tengah, yang dipadati antrean kendaraan. Dia menilai pendistribusian harus manual untuk mengurai antrean.

"BBM itu harus pakai teknis zaman dulu. Pakai drum," kata pria yang akrab disapa JK ini di Palu, Sulteng, Jumat, 5 Oktober 2018.

Jika dipecah dan distribusikan lewat drum, ujar JK, pembelian tidak harus lagi bergantung ke jumlah pompa yang dimiliki SPBU. Cara lain yang bisa dipakai yaitu dijual secara eceran dengan ukuran tertentu. 

JK melihat langkah itu harus dipakai karena kondisi Palu dan sekitarnya belum stabil. Listrik belum menyala dan antrean kendaraan masih mengular.

"Kalau (dijual) satu per satu (pembeli), butuh delapan jam mereka antrenya," kata JK.

Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Sulteng menjadi konsentrasi pemerintah setelah gempa dan tsunami mengguncang wilayah tersebut pekan lalu. Beberapa hari setelah bencana, persediaan dan pasokan bahan bakar menjadi masalah. 

Beberapa SPBU kesulitan mendapatkan bahan bakar. Warga pun mengantre mendapatkan bahan bakar.

Baca: Jokowi: Kita Kirim Makanan Sebanyak-banyaknya ke Palu

Presiden Joko Widodo pun menginstruksikan jajarannya untuk segera memasok bahan bakar ke Palu. Agar, kehidupan masyarakat di Palu berangsur pulih. 

Lihat video:
 


(RRN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA