Pemprov Kepri Diminta Perhatikan Warganya yang Belum Masuk DPT

Antara    •    Selasa, 04 Sep 2018 15:16 WIB
pemilu legislatif
Pemprov Kepri Diminta Perhatikan Warganya yang Belum Masuk DPT
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal.

Riau: Puluhan ribu warga Provinsi Kepulauan Riau yang berusia 17-19 tahun disebut belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) lantaran belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan mengatakan, pihaknya akan melaporkan hal tersebut kepada Bawaslu RI.

"Sekarang sudah masuk ranah KPU RI dan Bawaslu RI, karena DPT Kepri sudah
disahkan. Seluruh temuan akan kami sampaikan kepada Bawaslu RI agar dapat
disampaikan dalam rapat pleno penetapan DPT nasional," kata Indrawan seperti dilansir Antara, Selasa, 4 September 2018.

Indrawan menjelaskan, pihaknya juga mendorong KPU Kepri untuk memerhatikan nasib warga yang berusia 17 tahun mendekati hari pemungutan suara. 

Potensi sengketa pemilu juga berpeluang terjadi jika mereka tidak bisa menggunakan hak konstitusional sebagai bangsa Indonesia.

"Harusnya ada solusi agar warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih, namun belum memenuhi persyaratan administrasi, seperti merekam KTP
elektronik, tetap dapat menggunakan hak suara, karena itu dua hal yang berbeda," jelas Indrawan.

Indrawan menegaskan persoalan yang muncul sekarang disebabkan KPU Kepri
menggunakan pendekatan administratif negara sehingga tidak sepenuhnya
memenuhi hak konstitusi warga yang memiliki hak pilih.

Kondisi ini menyebabkan banyak pemilih pemula kehilangan hak suara lantaran belum merekam KTP elektronik.

Rata-rata mereka merupakan pelajar, yang sejak Senin-Jumat belajar di sekolah mulai pagi hingga sore. Saat libur sekolah, lanjut Indrawan kantor Dinas Kependudukan juga tutup.

"Kondisi ini juga sebaiknya diperhatikan KPU Kepri dan pemerintah," pungkas Indrawan.

KPU Kepri menetapkan DPT pada Pemilu 2019 sebanyak 1.186.208 orang, yang terdiri dari laki-sebanyak 598.469 orang dan perempuan 587.739 orang.

Jumlah pemilih tetap terbanyak berada di Batam, yakni 638.158 orang, diikuti 157.069 orang dan Tanjungpinang 145.441 orang.

Sementara jumlah pemilih tetap di Bintan 97.747 orang, Natuna 50.439 orang, Kepulauan Anambas 30.478 orang dan Lingga sebanyak 66.876 orang.

KPU Kepri juga telah menetapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayah itu sebanyak 5.410, paling banyak berada di Batam.


(DEN)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA