Helikopter Hilang Kontak

Baling-baling Dikabarkan Ditemukan

Antara, Muhammad Reza    •    Minggu, 27 Nov 2016 11:33 WIB
helikopter hilang kontak
Baling-baling Dikabarkan Ditemukan
Persiapan pencarian helikopter milik TNI AD yang hilang kontak di Malinau, Metro TV

Metrotvnews.com, Malinau: Tim gabungan dikabarkan menemukan baling-baling dan ekor helikopter yang hilang kontak pada Kamis 24 November. Namun tim gabungan Basarnas, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Udara belum mengonfirmasi kabar tersebut.

Baca: Helikopter Milik TNI AD Hilang Kontak di Tarakan

Pantauan Metro TV, Minggu siang 27 November, tim gabungan lepas landas dari Mako Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Tim gabungan membawa sejumlah peralatan untuk mengevakuasi korban kecelakaan helikopter.

"Misalnya tandu, tali, dan beberapa peralatan lain yang dibawa dengan Helikopter Puma CN-256," demikian laporan dari kontributor Metro TV Muhammad Reza di Tarakan, Kaltara.

Menurut informasi yang diterima kontributor, cuaca berkabut menaungi lokasi kecelakaan helikopter. Kondisi geografis lokasi juga menyulitkan pencarian karena terjal dan curam.

Sementara itu Komandan Kodim (Dandim) 0910 Malinau, Letkol Infantri Andy Mustafa, mengatakan proses pencarian korban dilakukan melalui jalur udara maupun darat. Lokasi kecelakaan helikopter di Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau.

"Tim jalur darat berangkat dari Malinau. Sedangkan tim udara dari Kota Tarakan," kata Andy Mustafa.

Seorang warga Kabupaten Malinau mengaku sempat menyaksikan helikopter berputar-putar sebanyak empat kali sebelum hilang kontak. Kemudian, ledakan terdengar sekira pukul 15.00 Wita.

Laporan warga itu disampaikan Kepala Desa Long Berang, Jesli Mugi. Lantaran itu, pencarian helikopter difokuskan pada lokasi ledakan.

Pada Kamis 24 November, helikopter jenis Bell 412 EP milik TNI Angkatan Darat terbang dari Bandara Juwata Kota Tarakan. Helikopter mengangkut logistik dengan tujuan pos pengamanan perbatasan di Desa Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan.

Helikopter lepas landas sekira pukul 10.54 Wita. Seharusnya helikopter mendarat di Long Bawan sekira pukul 11.55 Wita. Namun helikopter dengan pilot Captain Yohanes Syahputra itu hilang kontak dan tidak pernah mendarat di Long Bawan.

Berikut video pencarian helikopter milik TNI AD itu:
 


(RRN)