Jokowi: Jaga Kerukunan selama Pilkada

Andi Aan Pranata    •    Kamis, 15 Feb 2018 12:12 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Jokowi: Jaga Kerukunan selama Pilkada
Presiden Joko Widodo di kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

Makassar: Presiden Joko Widodo mengingatkan segenap rakyat Indonesia agar senantiasa menjaga kerukunan. Terutama di masa pemilihan kepala daerah serentak yang memungkinkan perbedaan pilihan di masyarakat.

Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia ditakdirkan menjadi bangsa besar, yang dikaruniai 714 suku dan 1.100 lebih bahasa daerah. Keberagaman juga ditandai dengan bermacam-macam agama yang dianut.

“Jangan sampai karena pilihan gubernur, pilihan bupati, pilihan wali kota atau nanti pilihan presiden, hubungan menjadi retak,” kata Jokowi dalam sambutannya pada penyerahan Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan dan Bantuan Sosial Beras Sejahtera di Lapangan Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis, 15 Februari 2018.

“Mari kita jaga, kita rawat bersama-sama kerukunan kita,” dia melanjutkan. 

Jokowi mengungkapkan, pilkada serentak merupakan proses demokrasi lima tahunan. Ajang ini seharusnya menjadi ajang memilih pemimpin berkualitas. Bukan pemecah persatuan.

“Kita ini semuanya bersaudara,” kata Jokowi.

Di Kabupaten Gowa, Presiden Jokowi didampingi Menteri Sosial Idrus Marham membagikan secara simbolis bantuan PKH untuk 311.997 keluarga penerima manfaat (KPM). Total bantuan yang digelontorkan untuk Sulsel senilai Rp589 miliar. 

Sedangkan KIP senilai Rp382 miliar dibagikan untuk 754.405 siswa. Mantan Gubernur DKI Jakartai itu meminta bantuan dimanfaatkan semaksimal mungkin sesuai keperluan.

“Penggunaan dana harus betul-betul diperhatikan, sehingga anggaran PKH nanti bisa ditingkatkan lagi tahun depan,” kata dia.



(ALB)