Dua WNA Ditangkap karena Bobol ATM di Buleleng

Raiza Andini    •    Sabtu, 16 Sep 2017 12:42 WIB
kasus pembobolan danaanjungan tunai mandiri (atm)
Dua WNA Ditangkap karena Bobol ATM di Buleleng
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Metrotvnews.com, Buleleng: Reserse kriminal Polsek Singaraja menangkap dua warganegara asing yang menjadi target tim Cyber Crime Polda Bali. Dua warganegara Bulgaria itu ditangkap karena diduga telah membobol ATM BNI di kawasan Lovina, Desa Kalibukbuk, Buleleng.

Penangkapan dua WN Bulgaria tersebut bermula dari laporan pegawai SSI pada pukul 23.30 WITA. Petugas yang melakukan pengecekan di ATM BNI Lovina, melihat dua warganegara asing menutup CCTV ATM tersebut menggunakan lakban.

Mendapatkan laporan dari petugas SSI, tim reserse kriminal dari Polsek Singaraja langsung melakukan pengecekan. Pada saat tiba di lokasi, dua orang WNA sedang beraksi.

Petugas masih menunggu apa yang dilakukan dua WNA tersebut hingga pukul 01.00 WITA. Petugas mendekati dua WNA tersebut untuk dipeiksa.

Akhirnya petugas menemukan benda mencurigakan di mesin ATM. Petugas langsung membawa keduanya ke Mapolsek Singaraja.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, petugas lantas menggeledah tempat mereka menginap. Tim menemukan lakban warna hitam yang digunakan untuk menutup CCTV ATM, passpor, uang tunai senilai Rp13 juta, Rp13,4 juta dan 1.100 ringit Malaysia, serta  empat buah ponsel merek Samsung, dua ponsel merek iPhone dan satu buah ponsel merek Nokia.

Penyidik juga menemukan seperangkat alat penyadap PIN ATM, dua buah pemancar WiFi, 59 kartu ATM kosong dan satu buku tabungan Permata Bank.

Kapolsek Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma, memaparkan bahwa pelaku merupakan target operasi dari Polda Bali, dan saat ini telah diserahkan kepada tim cyber crime Polda bali.

"kasus ini ditangani team cyber crime polda bali yg sdh menjadi TO sebelumnya.Kedua Tersangka dan barang bukti kami serahkan kepada team cyber crime polda bali," terangnya di Buleleng.


(SUR)