Tradisi Melepas Burung Pipit Kala Imlek

Muhammad Syawaluddin    •    Selasa, 05 Feb 2019 16:54 WIB
imlek
Tradisi Melepas Burung Pipit Kala Imlek
Salah satu warga Tionghoa saat melepas Burung Pipit sebagai tradisi di perayaan Imlek. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.

Makassar: Warga Tionghoa, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, misalnya, memiliki tradisi melepas burung tiap perayaan Imlek. Menurut mereka melepas burung pipit sebagai bentuk permohonan ampun kepada yang maha kuasa.

"Melepas burung pipit dalam kepercayaan kami sebagai bentuk memohon ampunan kepada yang kuasa," kata, Humas Klenteng Xian Ma, Rubbyanto di Makassar, Selasa 5 Februari 2019.

Tradisi membeli dan melepaskan binatang dikenal dengan sebutan Fang Sheng dan biasanya dilakukan setelah umat Tionghoa melaksanakan ibadah.

Tradisi melepas burung pipit disebutnya sudah diturunkan sejak 2.300 tahun silam. Tradisi Tionghoa ini dipercaya akan memberikan peruntungan baik bagi yang melakukannya.

"Melepas hewan ke alam liar memberikan pengaruh kepada peruntungan dalam kehidupan sekaligus menjaga keseimbangan alam," jelasnya.

Laris manis

Tradisi tersebut dimanfaatkan pedagang burung pipit. Para pedagangan memadati setiap klenteng yang ada di Kota Makassar. Salah satunya adalah Klenteng Xian Ma.

"Sudah berapa tahun pasti kalau Imlek begini, kita jualan lagi di sini. Sudah kita tahu pasti. Karena kan pasti ada tradisi beli burung lalu dilepas," jelas, salah satu pedagang Burung Pipit, Daeng Unjung.

Dari hasil berjualan disekitar klenteng yang terletak di Jalan Sulawesi, Kota Makassar tersebut, kata Daeng Unjung cukup memeberi tambahan bagi kehidupannya dan keluarga.

Burung pipit ditangkap dari sawah dengan cara tradisional. Burung dijual Rp2.000 per ekor dan biasanya habis terjual.

"Kalau pendapatan pasti ada, biasa sampai habis hampir seratus ekor satu hari," ungkapnya.


 


(SUR)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA