Korban Selamat Dimonim Air Belum Bisa Pulang ke Makassar

Andi Aan Pranata    •    Selasa, 14 Aug 2018 15:39 WIB
pesawat jatuh
Korban Selamat Dimonim Air Belum Bisa Pulang ke Makassar
Bollo, tante Jumaidi, korban selamat kecelakaan Dimonim Air

Makassar: Jenazah Jamaluddin, korban tewas kecelakaan pesawat Dimonim Air di Gunung Menuk Papua, bakal dimakamkan di Makassar, Sulawesi Selatan, dan rencananya tiba pada Selasa, 14 Agustus 2018 malam ini. Sedangkan anaknya, Jumaidi, satu-satunya korban selamat dalam pesawat tersebut, belum bisa pulang ikut pulang.

H Bollo, kakak almarhum Jamaluddin mengatakan, keluarga di Makassar terus menanti kedatangan jenazah. Jenazah korban kabarnya telah dimandikan dan disalatkan di Papua.

“Di sana sudah selesai, tinggal dibawa ke sini,” kata Bollo, di kediamannya kelurahan Antang, kecamatan Manggala, Makassar.

Bollo mengungkapkan, Jumaidi tidak akan turut dibawa ke Makassar. Bocah berusia 12 tahun itu masih harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara di Jayapura. Jumaidi ditemani oleh saudara almarhum Jamaluddin yang bermukim di kabupaten Pegunungan Bintang.

“Dia (Jumaidi) tidak bisa pulang. Cuma bapaknya, dibawa sama mama dan saudaranya,” kata Bollo.

Jumaidi selamat dari kecelakaan kapal Dimonim Air, saat delapan penumpang lain tewas. Dia ditemukan masih hidup oleh tim SAR, lalu dilarikan ke rumah sakit.

Bollo menceritakan, Jumaidi dan Jumain selama ini banyak berdomisili di Tanah Merah, Boven Digoel. Saat kejadian, mereka dalam perjalanan menuju Pegunungan Bintang untuk menjenguk saudara.

Sebelum kejadian, Bollo sempat ditelepon sang adik. Jamaluddin menanyakan kabar keluarga di Makassar.

“Dia bilang mau berangkat, saya minta hati-hati dan jaga anaknya. Dia sempat tanyakan kesehatan saya,” ujar Bollo.


(ALB)