Pelaku Pembunuh Satu Keluarga Dikenal Temperamen

Hendrik Simorangkir    •    Selasa, 13 Feb 2018 18:35 WIB
kasus pembunuhan
Pelaku Pembunuh Satu Keluarga Dikenal Temperamen
Jasad Ema dibawa mobil ambulans menuju RSU Tangerang. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Tangerang: Effendi, 60, pelaku pembunuhan terhadap istri, Ema, 40, dan dua anak tirinya Nova, 23, serta Tiara , 11, dikenal keluarga korban sebagai pria pemarah.

"Effendi orangnya mudah emosi. Kalau marah pasti ada saja yang dibanting di dalam rumah," kata Asep, keponakan Ema saat ditemui di RSU Tangerang, Selasa, 13 Februari 2018. 

Asep menjelaskan Effendi menikah siri dengan Ema baru berjalan 1,5 tahun. Pertemuan Ema dan Effendi terjadi di sekitar Masjid Al Azhom, Kota Tangerang. 

"Mereka bertemu saat bibi saya menjual pakaian di wilayah Masjid Al Azhom. Effendi merupakan pembeli dagangan bibi saya. Keduanya menikah belum lama, baru 1,5 tahun," ujarnya.

Asep menuturkan, setelah tiga hari, Effendi menjalin komunikasi dengan Ema. Pelaku kemudian melamar dan menikahi Ema secara siri. Ema dan Effendi, kata Asep, pernah menikah dan masing-masing memiliki anak. 

"Effendi awalnya baik sama keluarga dan dua anak Ema. Tapi, lama kelamaan, sifat Effendi mulai terlihat sangat temperamen," ucap Asep. 

Setelah menikah, kata Asep, Effendi sering membantu Ema berjualan pakaian di Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

"Setelah menikah, Effendi tinggal sama bibi saya. Sebelumnya, dia tinggal bersama anak kandungnya di Cikarang, Jawa Barat," jelasnya.

Asep berharap Effendi mendapat hukuman setimpal lantaran telah membunuh bibi dan sepupunya tersebut. 

"Saya harap Effendi dapat hukuman mati," katanya. 

Dua jenazah, Ema dan Nova, rencananya dimakamkan di kampung halamannya di Kampung Babakan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sedangkan jenazah Tiara akan dimakamkan di Sepatan, Kabupaten Tangerang. 



(LDS)