Anggota Polres Sorong Diduga Melakukan Pungli Pembuatan SIM

Andre Raunsay    •    Senin, 17 Oct 2016 10:01 WIB
pungli
Anggota Polres Sorong Diduga Melakukan Pungli Pembuatan SIM
Oknum polisi yang diduga melakukan pungli. (Foto: Metrotvnews.com/ Andre Raunsay)

Metrotvnews.com Sorong: Anggota Polres Sorong tertangkap tangan oleh Satpas SIM Polres Sorong, tengah melakukan aksi pungutan liar (pungli) pembuatan SIM. Modusnya, pemohon SIM hanya perlu memberikan sejumlah uang agar permohonan SIM tak perlu ujian praktik.

Oknum itu yakni SK, DV, L, dan D dari Satlantas dan EN dari Reskrim dengan tarif pembuatan SIM sekitar Rp300 ribu hingga Ro340 ribu. Padahal, biaya pembuatan SIM hanya RP120 ribu untuk SIM A, sedangkan SIM C sebesar Rp100 ribu.

Kapolres Sorong AKBP Moch. Rudy Prasetya membenarkan Propam Polda Papua Barat melakukan sidak dan pemeriksaan tersebut. Rudy menjamin, oknum yang terlibat akan ditindak tegas bila terbukti melakukan pungli.

“Kami akan melakukan tindakan tegas sesuai pelanggaran yang dilanggar keempat anggota tersebut. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Propam dan saya pastikan, keempat anggota itu akan berpindah tugas, bukan lagi berada di bagian lantas,” katanya, Senin (17/10/2016)

Rudy mengatakan, kronologis OTT, Kabid Propam Polda Papua Barat  melakukan sidak di Satpas SIM Polres Sorong, tepatnya di ruangan Benma Lantas. Saat memasuki ruangan, ditemukan Bripka L tengah menghitung uang.

Rupanya, uang tersebut merupakan hasil produksi harian SIM di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Ro1,410,000. Diduga, oknum tersebut melakukan percaloan pembuatan SIM A dan SIM C tanpa tes praktik uji mengendarai. 

Rudy meminta anggota kepolisian Polres Sorong tidak lagi melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat. Semua tarif pelayanan jasa untuk masyarakat telah ditentukan.

“Jangan coba-coba anggota Polres Sorong melakukan pungli kepada masyarakat. Saya paling anti dengan hal yang merugikan masyarakat. Kita adalah pelindung masyarakat, masa kita menyusahkan masyarakat. Saya pertegas, siapa yang melakukan pungli tidak ada toleransi hukuman,”tegasnya.


(MEL)

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

12 hours Ago

Djarotberjanji akan memperbesar puskesmas dan membangun infrastruktur yang dibutuhkan warga.

BERITA LAINNYA