Empat Napi Kabur, Polisi Periksa Petugas Lapas Kerobokan

Raiza Andini    •    Selasa, 20 Jun 2017 16:59 WIB
tahanan kabur
Empat Napi Kabur, Polisi Periksa Petugas Lapas Kerobokan
Lubang sepanjang 15 meter dengan diameter 50x75 sentimeter jalan kaburnya empat tahanan dari Lapas Kerobokan

Metrotvnews.com, Denpasar: Tim penyidik Polda Bali memeriksa 10 petugas terkait kaburnya empat tahanan asing dari Lapas Klas IIA Kerobokan. Dua dari 10 petugas merupakan komandan jaga saat kaburnya empat napi itu Senin 19 Juni 2017.

"Kita sudah periksa sepuluh orang dari pegawai Lapas," terang Kapolres Badung Yudith Satria Hananta di Lapas Kerobokan, Jalan Tangkuban Perahu, Kerobokan, Selasa 20 Juni 2017.

Polisi juga memastikan akan memeriksa kerabat dari empat narapidana tersebut oleh tim penyidik. Namun, saat ini belum ada keluarga maupun kerabat yang datang ke Lapas guna pemeriksaan.

"Keluarganya belum kami periksa," katanya.

Baca: Polisi Cek Dugaan Tahanan Gagal Kabur karena Tersangkut di Lubang

Penyelidikan awal, tim penyidik telah memeriksa salah satu narapidana yang satu sel dengan Sayed Mohammad Said bernama Aris yang pada saat itu melihat Sayed Mohammad Said menuju lobang septic tank tersebut.

"Kami sudah periksa Aris yang pada saat itu melihat Sayed Amet keluar dengan tiga temannya," ujarnya.

Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwilkumham Provinsi Bali Surung Pasaribu mengatakan, empat tahanan dinyatakan kabur usai petugas memeriksa tahanan saat apel pagi. Petugas mendapati lubang berdiameter 50 x 75 cm dengan panjang 15 meter yang tembus ke Jalan Raya Mertanadi Kerobokan, Badung, tepat di belakang poliklinik Lapas Klas II A Denpasar.
Empat warga asing yang kabur dari dalam Lapas yaitu:
1. Shaun Edward Davidson alias Eddis Lansdole alais Michael John Mayman bin Eddi, 33, asal Australia. Shaun terpidana kasus keimigrasian dan ditahan sejak 5 April 2016.

2. Dimitar Nikolov Illiev alias Kermi, 43, asal Bulgaria. Dimitar merupakan terpidana kasus keimigrasian dan ditahan sejak 13 Juni 2016.

3. Sayed Mohammad Said, 31, asal India. tahanan kasus narkotika ini mulai ditahan 10 September 2015 dengan lama Pidana 14 tahun, dan sisa Pidana 12 tahun, 3 Bulan, 3 hari, penghuni Blok Brdugul.

4. Tee Kok King Bin Tee Kim Sai, 58 asal Malaysia, tahanan kasus narkotika dengan lama pidana 7 tahun, 6 Bulan, sisa pidana 6 tahun, 1 bulan, 5 hari, penghuni Blok Bedugul.



(ALB)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA