Pelni Jamin Kapal di Makassar Tak Kelebihan Muatan

Andi Aan Pranata    •    Selasa, 20 Jun 2017 14:38 WIB
mudik lebaran 2017ramadan 2017
Pelni Jamin Kapal di Makassar Tak Kelebihan Muatan
KM Tidar saat berlabuh di Pelabuhan Makassar--MTVN/Andi--

Metrotvnews.com, Makassar: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengawasi ketat keamanan pelayaran dari Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan. Pada musim mudik lebaran Idulfitri, dijamin tidak ada kapal yang berlayar dengan muatan berlebih.

Manager Operasional Pelni Makassar Samto mengungkapkan, potensi kelebihan muatan sudah diantisipasi dengan menambah jadwal pelayaran. Saat ini ada 15 kapal dan 1 jetliner yang bolak-balik mengantarkan penumpang dari Makassar ke berbagai daerah tujuan.

“Kalau kapasitas sudah sampai ambang batas, penumpang harus menunggu ke pelayaran berikutnya. Kami lebih memilih menambah jadwal pelayaran karena masalah kelebihan muatan sudah ditekankan manajemen Pelni di pusat dan Kementerian Perhubungan,” kata Samto di Makassar, Selasa, 20 Juni 2017.

Menurut Samto, saat ini pengawasan jumlah penumpang sudah lebih baik, berkat sistem online. Jumlah penumpang kapal di setiap persinggahan bisa dipantau oleh manajemen Pelni di pusat. Di sisi lain, penumpang juga mesti menempuh jalur online untuk mendapatkan tiket.

“Kapasitas kapal, dan sistem tiket terus diaudit, sehingga tidak bisa macam-macam,” ujarnya.

Saat ini, Samto mengatakan, pergerakan penumpang di Pelabuhan Makassar kian meningkat. Lonjakan penumpang terus terlihat sejak H-10 lebaran Idulfitri. Disebutkan bahwa hampir setiap kapal yang berangkat selalu penuh. Diperkirakan puncaknya pada H-5, 21 Juni besok.

Humas PT Pelabuhan Indonesia IV Cabang Makassar Anna Maryani menyebutkan, hingga H-7 lebaran, 18 Juni lalu, tercatat jumlah penumpang 23.772 orang di Pelabuhan Makassar. Terdiri dari 12.245 orang naik serta 11.527 orang turun. Penumpang berasal 29 pelayaran.

“Jumlahnya terus meningkat. Kami telah menyiapkan infrastruktur secara maksimal untuk menjamin kelancaran arus mudik lebaran tahun ini,” kata dia.


(ALB)