Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Gubernur Kaltim Raih Penghargaan Dwija Praja Nugraha

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 20 Dec 2016 19:00 WIB
berita kaltim
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Gubernur Kaltim Raih Penghargaan Dwija Praja Nugraha
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha disaksikan oleh Presiden Joko Widodo (Foto:Humas Pemprov Kaltim)

Metrotvnews.com, Samarinda: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil meraih penghargaan Dwija Praja Nugraha. Penghargaan itu merupakan hasil nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Dwija Praja Nugraha diperuntukkan bagi kepala daerah yang dianggap berkontribusi terhadap kualitas pendidikan di daerahnya yang juga berdampak terhadap negara. Penghargaan diberikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didampingi Plt Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifa Rosyidi. Penyerahan penghargaan juga disaksikan oleh Presiden Joko Widodo di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Minggu, 27 November 2016.

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan, penghargaan ini sebagai penghormatan atas perhatian dan komitmen pihaknya terhadap guru, PGRI, dan pendidikan di Kaltim. Menurutnya, Kaltim akan terus berkomitmen meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan.

"Sejalan dengan visi Kaltim Maju 2018 yang bertekad memajukan kehidupan masyarakat melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, terampil, berakhlak mulia yang diwujudkan melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang dengan memberikan beasiswa bagi guru untuk melanjutkan jenjang pendidikan S1, S2 dan S3," kata Awang.

Awang menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus membangun dan meningkatkan mutu pendidikan di Kaltim untuk mewujudkan kualitas SDM yang andal di semua bidang, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat Asia.

"Pemprov Kaltim juga terus berusaha mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, dan bermartabat. SDM kita harus mampu bersaing. Karena daya saing itu sangat penting dalam mengukur kemampuan kualitas SDM yang kita miliki," ujarnya.

Selain itu, Awang mengatakan, pihaknya terus melakukan peningkatan kualitas pendidikan. Saat ini, beberapa program sedang dijalankan demi meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM Kaltim.

"Ada program alokasi anggaran 20 persen, wajib belajar 12 tahun, Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC), dan peningkatan kompetensi," kata Awang.


(ROS)