Barongsai hingga Tarian Adat Tunjukkan Kehebatan Indonesia

   •    Rabu, 30 Nov 2016 10:15 WIB
nkri
Barongsai hingga Tarian Adat Tunjukkan Kehebatan Indonesia
Barongsai dan singo palembang meriahkan Parade Nusantara di Palembang, Metro TV

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemeriahan dan kegembiraan tampak di pinggir Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Aksi itu menggambarkan persatuan bangsa dalam keragaman suku, agama, ras, dan antarkelompok di Indonesia.

Pantauan Metro TV, Rabu 30 November, Parade Nusantara Bersatu berlangsung di Benteng Kuto Besar yang bersisian dengan Jembatan Ampera. Sejak pukul 08.00 WIB, masyarakat berbaur di area parade.


(Parade Nusantara di pinggir Sungai Musi Palembang, Metro TV)

Mereka menari dan bernyanyi bersama. Gelak tawa dan canda tampak di wajah mereka. Tak hanya itu, anggota Polri dan TNI turut berbagi keceriaan bersama masyarakat. 

"Di sini juga ada parade aksi budaya misal barongsai dan singo palembang. Itu menunjukkan meski ada perbedaan, kita semua satu, yaitu Indonesia," ungkap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Sriwijaya Kolonel Saiful Mukti Ginanjar yang turut dalam parade tersebut.

Orang Indonesia Itu Santun

Parade serupa pun berlangsung di anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Lebih 100 ribu warga menghadiri parade.

Menurut Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti, aksi itu bukan sekadar berbagi suka. Namun parade nusantara menunjukkan kekuatan dan senjata bangsa Indonesia.

Kekuatan bukan sekadar senjata api maupun alat perang. Tapi persatuan dalam keberagaman juga kekuatan bangsa.


(Sekelompok ibu mengenakan baju bodo dalam Parade Nusantara di Makassar, Metro TV)

Indonesia, ungkapnya, memiliki banyak budaya, suku, bahkan lagu daerah. Siapapun tidak boleh merusak dan menghancurkan kekuatan itu.

Lantaran itu, kata Pangdam, tidak boleh ada oknum yang merusak agenda damai aksi pada 2 Desember mendatang. Sebab, orang Indonesia memiliki ciri khas dan karakter yang sudah kondang di dunia.

"Orang Indonesia itu santun. Makanya saat beraksi 2 Desember, saya ingatkan agar peserta aksi tidak merusak dan menyakiti hati masyarakat. Sebab tindakan-tindakan itu bukan karakter orang Indonesia," ungkap Pangdam.

Video Parade Nusantara Bersatu:
 


(RRN)