Satu Orang Meninggal Tertimpa Kanopi di Lombok

ant    •    Kamis, 09 Aug 2018 19:33 WIB
Gempa Lombok
Satu Orang Meninggal Tertimpa Kanopi di Lombok
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas dekat bangunan yang sebagian temboknya roboh akibat gempa susulan 6,2 SR di Ampenan, Mataram, NTB, Kamis (9/8).

Lombok Utara: Satu orang dipastikan meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan ketika terjadi gempa susulan berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) pada Kamis siang, pukul 13.25 Wita. Wanita bernama Hernawati, 40, itu merupakan karyawati biro perjalanan wisata yang berkantor di Cakranegara, Kota Mataram.

Kasubag Humas Polres Mataram AKP I Made Arnawa mengatakan, informasi adanya korban dalam gempa susulan itu berdasarkan hasil pendataan sementara dari anggota Polsek Cakranegara.

"Data sementara korban gempa 6,2 SR baru satu orang. Meninggalnya akibat tertimpa kanopi di kantornya wilayah Cakranegara," kata Arnawa.

Selain satu korban meninggal, Polsek Cakranegara juga mencatat seorang korban luka-luka akibat tertimpa reruntuhan. Korban luka-luka di bagian tulang belakang bernama Sigit, 30, alamat Karang Taruna, Kota Mataram, masih satu kantor dengan korban meninggal.

"Korban luka masih satu kantor dengan yang meninggal. Sekarang jenazah dan yang luka sudah dilarikan ke RSUD Provinsi NTB," ucapnya.

Lebih lanjut, Arnawa mengatakan bahwa Kapolres Mataram telah menginstruksikan anggota lapangannya untuk melihat kondisi dan situasi masyarakat pascagempa susulan 6,2 SR.

"Peran Bhabinkamtibmas yang ada di lapangan juga kita kerahkan untuk mendata korban dan kerusakan. Untuk sabhara dan petugas piket patroli juga sudah kita kerahkan untuk membantu evakuasi jika ada korban," kata Arnawa.

Gempa susulan yang kembali terjadi pada Kamis siang, pukul 13.25 Wita, terdeteksi dengan amplitudo 6,2 SR. Gempa yang tergolong tektonik itu terpusat di 6 km Barat Laut Lombok Utara dengan kedalaman 12 km. 



(ALB)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA