Komentar Warga soal Ganjil-Genap Tol Tangerang

Hendrik Simorangkir    •    Jumat, 13 Apr 2018 17:38 WIB
sistem ganjil genap
Komentar Warga soal Ganjil-Genap Tol Tangerang
Suasana lalu lintas di tol Kebon Nanas, Kota Tangerang. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Tangerang: Penerapan aturan ganjil genap di tol Tangerang menuju Jakarta menuai pro-kontra warga pengguna. Mereka beranggapan penerapan tersebut tak menuntaskan kemacetan.

Muhammad Ryan, 33, warga Cikokol, Kota Tangerang, Banten, mengeluhkan penerapan tersebut. Ia menganggap jalur nontol hingga kini intensitasnya cukup tinggi.

Pemberlakuan ganjil-genap di Tol Tangerang hanya memindahkan kemacetan.

"Jalan biasa saja masih macet. Coba pemerintah jika membuat peraturan dipikirkan lagi dampak-dampaknya, karena ruas di jalanan non tol menuju Jakarta sudah sangat padat," ujar pria yang bekerja dibilangan Gajah Mada Jakarta Barat itu, Jumat 13 April 2018.

Lain hal dengan Fhitriany Putri, 26. Perempuan yang bekerja di perusahaan bidang advertising itu justru menyetujui adanya penerapan ganjil-genap.

Namun, dirinya mengharapkan kebijakan tersebut haruslah seimbang.

"Saya sih setuju saja adanya aturan itu, tidak masalah asalkan ada solusinya buat pengendara. Kalau soal transportasi umum, saya mau saja menaikinya, tapu haruslah disertai dengan fasilitas yang baik," kata Fhitri.

Aturan ganjil genap tersebut bakal diterapkan di tol Tangerang 2 dan tol Kunciran, dengan waktu operasionalnya pukul 06.00-09.00 WIB. Hal tersebut guna menurunkan bolume penggunaan kendaraan pribadi yang masuk ke Jakarta.


(SUR)