Taksi Online Bodong di Bali bakal Ditertibkan

Raiza Andini    •    Selasa, 21 Mar 2017 13:09 WIB
transportasi berbasis aplikasi
Taksi Online Bodong di Bali bakal Ditertibkan
Logo Uber, salah satu perusahaan yang menyediakan jasa transportasi berbasis aplikasi, AFP

Metrotvnews.com, Denpasar: Petugas mencium keberadaan taksi online bodong beroperasi di Bali. Taksi tersebut beroperasi secara konvensional dan juga berstatus sebagai transportasi berbasis aplikasi alias online.

Kepala Dinas Perhubungan Bali Ngurah Agung Suardana mengatakan taksi konvensional beroperasi sesuai trayek. Sementara taksi online harus memiliki izin dari Dishub, punya uji kir, dan mengantongi izin usaha.

"Tapi ada mobil pribadi yang terdaftar sebagai taksi online, tapi mereka tak terdaftar di Dishub. Makanya bodong," kata Agung Suardana ditemui di Mapolda Bali, Jalan WR. Supratman, Denpasar, Selasa 21 Maret 2017.

Dishub, ujar Agung Suardana, telah menerapkan Peraturan Menteri Nomor 32 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek. Petugas mendata taksi online.

Menurut Agung Suardana, penyedia jasa dan sopir taksi online siap melaksanakan peraturan tersebut. Mereka tak masalah dengan penerapan aturan itu.

"Nah yang jadi masalah adalah ada taksi bodong. Ini yang akan kami tertibkan. Agar, teman-teman (sopir) yang memiliki izin tak dirugikan,' kata Agung Suardana.

Sementara itu, Dishub Bali berencana bertemu dengan perwakilan taksi online maupun konvensional untuk membahas penerapan Peraturan Menteri Nomor 32 Tahun 2016. Pertemuan bakal membahas solusi untuk mengakomodasi taksi online juga konvensional.


(RRN)