Jasa Raharja Jamin Santun Korban Kecelakaan Gilimanuk

Raiza Andini    •    Minggu, 18 Jun 2017 10:58 WIB
kecelakaan mobil
Jasa Raharja Jamin Santun Korban Kecelakaan Gilimanuk
Petugas SAR tengah melakukan pencarian dan evakuasi korban kecelakaan yang terjadi di titik KM 100 Jalan Raya Gilimanuk pada Sabtu malam (17/6). Foto: MTVN/Raiza Andini

Metrotvnews.com, Denpasar: Jasa Raharja Cabang Bali menjamin pembayaran santunan kepada korban kecelakaan di jalur mudik Denpasar-Gilimanuk. Dalam kecelakaan itu delapan orang meninggal dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Jembrana AKBP Priyanto menjelaskan, pihak Jasa Raharja Bali merespons cepat tragedi kecelakaan maut antara minibus travel antar pulau dengan truk bermuatan semen dari Gilimanuk ke Bali. 

"Korban tewas diberikan santunan Rp50 juta perjiwa, sedangkan yang luka ringan diberikan Rp20 juta perjiwa, dan akan diberikan kepada ahliwaris," terang Kapolres saat ditemui di Mapolres Jembrana, Minggu, 18 Juni 2017.

Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Bali, Sulistianingtias menjelaskan, pihaknya akan segera mencairkan dana santunan tersebut dan akan diberikan kepada ahli waris.

"Untuk santunan meningga dunia kita berikan kepada 8 orang korban yang semuanya akan dibayarkan di Jember karena ahli warisnya ada di sana. Sedangkan untuk korban yang luka-luka nanti pihak RS yang nagih ke kita untuk biayanya," ungkapnya.

Sebelumnya, Sabtu 17 Juni sekitar pukul 21.00 Wita, terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan pariwisata jenis Isuzu Elf yang dikemudikan oleh Ahmad Aris dari Jember dengan kendaraan truk tronton DK-9455-WL yang dikemudikan I Putu Sarga dari Pangkung Buluh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Kecelakaan tersebut terjadi di jalur mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk di kilometer 121-122 di kawasan Hutan Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Kecelakaan mengakibatkan delapan orang tewas dan lima orang luka-luka. Sedangkan korban luka-luka sebagian dirawat di Puskesmas Gilimanuk dan di RS Negara.


(ALB)