Fadli Zon Minta Otsus Papua Diawasi Ketat

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 13 Mar 2018 12:26 WIB
berita dpr
Fadli Zon Minta Otsus Papua Diawasi Ketat
Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Foto: Dok. DPR

Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengusulkan agar dilakukan pengawasan mendalam dan ketat terhadap kebijakan otonomi khusus (otsus) Papua. Sebab, terjadi penyalahgunaan dana otsus yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Dalam laporan tersebut, BPK menyebutkan bahwa penyimpangan terjadi pada rentang waktu 2011 hingga 2017. Akibatnya, pembangunan di Bumi Cendrawasih tidak merata. “Perkembangan di Papua tidak merata karena dana yang seharusnya digunakan untuk kemajuan daerahnya ternyata disalahgunakan," kata Fadli Zon, melalui keterangan tertulis, Selasa, 13 Maret 2018.

Politikus Gerindra itu meminta semua pihak melakukan pengawasan mendalam terhadap penerapan Otsus Papua, sehingga dapat ditemukan titik terang agar pembangunan di pulau paling timur Indonesia itu merata dan menciptakan suasana kondusif.

“Kami menerima aspirasi-aspirasi tentang masalah yang terjadi, dan tentu saja kami akan berusaha untuk menyelesaikan hal tersebut dan menciptakan kondisi yang kondusif di Papua,” ungkap wakil ketua DPR RI koordinator bidang politik dan keamanan itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf. Menurutnya, permasalahan Otsus Papua harus diselesaikan bersama, termasuk semua kalangan dari masyarakat.

“Permasalahan ini tidak hanya jadi masalah pemerintah, namun menjadi masalah DPR dan masyarakat juga. Kita semua harus bekerjasama untuk melakukan pengawasan terhadap hal ini,” kata Nurhayati yang juga merupakan anggota Komisi I DPR RI itu.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Senin 5 Maret lalu, telah menyampaikan kepada Pimpinan DPR RI mengenai dugaan telah terjadinya penyalahgunaan pengelolaan dana otonomi khusus daerah Papua. Penyimpangan tersebut diindikasikan terjadi semenjak tahun 2011 hingga 2017.



(ROS)