Bea Cukai Tangkap Dua Kapal Selundupkan Barang Ilegal

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 19 Mar 2018 13:14 WIB
penyelundupan
Bea Cukai Tangkap Dua Kapal Selundupkan Barang Ilegal
Ilustrasi. Penyelundupan pakaian impor bekas. (ANT/ Hafidz Mubarak A)

Batam: Aksi penyelundupan ratusan karung bale pres (setara 1.000 potong pakaian bekas) dan makanan suplemen impor digagalkan petugas Kanwil Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) di sekitar perairan Pulau Pandang, Sumatera Utara (Sumut). Barang bukti dan awak kapal diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Kapal berhasil kami tangkap saat berupaya menyelundupkan 430 bal pakaian bekas dari Singapura menuju Belawan, Medan. Kapal lainnya mengangkut makanan suplemen dan berbagai komponen changer elektrik," ungkap Rafli, Humas Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kepri, Senin, 19 Maret 2018. 

Rafli mengungkapkan, penangkapan dua kapal berbendera Indonesia tersebut berlangsung, Sabtu, 17 Maret 2018 sekitar pukul 21.15 WIB. Kedua kapal masing-masing, KM BT 1 dan KM Saudara.

Saat itu, petugas Bea Cukai mendapatkan informasi bahwa akan ada dua kapal berbendera Indonesia mengangkut barang larangan berupa bale press dan berbagai barang larangan impor menuju Medan, Sumatera Utara (Sumut) dan Dumai, Provinsi Riau.

"Kapal patroli BC30001 langsung melakukan pengejaran. Begitu mendapatkan titik koordinat kapal, petugas langsung melakukan penyergapan," ungkap Rafli. 

Setibanya di lokasi, sejumlah petugas Bea Cukai segera memeriksa di atas kapal. Upaya pemeriksaan sempat terkendala karena nakhoda dan ABK berupaya menghalau pemeriksaan. Kapal juga sempat berusaha kabur namun berhasil dicegah kapal patroli BC30001. 

"Hasil pemeriksaan, kapal memuat 430 bale bale press dan satu kapal lainnya membawa ratusan dus makanan suplemen dan changer elektrik. Seluruh barang muatan tidak dilengkapi dokumen (manifes) yang sah," ungkapnya. 

Rafli mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap nakhoda berinisial E bahwa 430 bal pakaian bekas impor tersebut dibawa dari Pelabuhan Port Klang, Singapura, menuju Belawan, Medan. Sedangkan ratusan dus produk ilegal berupa makanan suplemen dan changer elektrik dibawa dari Malaysia tujuan Dumai. 

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, sambung Rafli, lima ABK kapal KM BT 1 yang membawa 430 bal bale press dibawa menuju Kanwil DJBC Medan, Sumatera Utara. Begitupun dengan tiga ABK kapal KM Saudara juga diamankan ke Kantor Bea Cukai Dumai untuk pengembangan lebih lanjut. 


(LDS)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA