Kapolres Tangsel Bantah Polisi Penembak Gerai Ponsel Mabuk

Farhan Dwitama    •    Minggu, 16 Jul 2017 17:34 WIB
penembakan
Kapolres Tangsel Bantah Polisi Penembak Gerai Ponsel Mabuk
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Rizal)

Metrotvnews.com, Tangerang: Sejumlah saksi di sekitar gerai ponsel di Pondok Aren, Tangerang Selatan menyebut pelaku penembakan dalam kondisi mabuk. Namun, kepolisian membantah bahwa salah satu anggotanya itu dalam pengaruh alkohol.

Bantahan disampaikan Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widianto. Menurut dia, anak buanya, Brigadir Irwan Lombu, tidak sengaja menembak. Bukan mabuk. "Enggak," katanya, saat dikonfirmasi, Minggu, 16 Juli 2017.

Baca: Penembak Gerai Ponsel di Tangsel Anggota Polisi

Pistol yang dibawa Brigadir Irwan meletus saat hendak memperbaiki posisi. Keberadaannya di gerai ponsel Bang Ajah Cell, di Kelurahan Pondok Jaya, kata Fadli, untuk membeli alat pengisi daya.

"Secara tidak sengaja meledak," tutur Fadli.

Meski begitu, Fadli mengaku akan menjatuhkan sanksi tegas atas indisipliner anggotanya itu. "Macam-macam sanksinya, penempatan di tempat khusus selama 21 hari lalu penundaan kenaikan pangkat," ujar dia.

Sementara menurut penuturan sejumlah saksi di lokasi saat kejadian, menyatakan, kalau penembak yang menunggangi sepeda motor Yamaha RX King pada sore hari itu dalam keadaan mabuk. 

Pasalnya usai penembakan, pria itu tak langsung pergi. Dia justru meracau tak karuan. (Baca: Pelaku Penembak Toko Ponsel Meracau Sebelum Beraksi

"Dia mabuk, ngoceh-ngoceh terus nembak ke plafon toko," kata saksi mata yang tak mau menyebut namanya, saat dikonfirmasi kemarin.


(SAN)