Tol Manado-Bitung Longsor

BPJN Bantah Pengerjaan Overpass Manado-Bitung tak Sesuai Prosedur

Mulyadi Pontororing    •    Senin, 30 Apr 2018 18:36 WIB
longsortol
BPJN Bantah Pengerjaan Overpass Manado-Bitung tak Sesuai Prosedur
Proses evakuasi korban yang tertimbun longsoran material bangunan tol Manado-Bitung, Sulut, Selasa, 17 April 2018, istimewa

Manado: Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Riel J Mantik mengklaim seluruh pekerjaan proyek jalan Tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara, sesuai prosedur. Termasuk, pengerjaan overpass yang longsor dan menewaskan tiga pekerja pada Selasa, 17 April 2018, lalu.

"Kami selalu melaksanakan pekerjaan berdasarkan tahapan yang ada di prosedur. Sebagai informasi, box overpass ini adalah bangunan yang ketiga kalinya dibangun," kata Mantik saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V di lokasi ambruknya overpass Tol Manado-Bitung, di Desa Tumaluntung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Senin, 30 April 2018.

Baca: Tol Manado-Bitung Longsor, Tiga Pekerja Tertimbun Coran

Dia mengaku mengapresiasi kunjungan kerja yang dilakukan Komisi V DPR ke lokasi kecelakaan proyek. Namun, kata dia, hasil investigasi bukan menjadi kewenangan pihaknya.

"Informasi keselamatan konstruksi box overpass sedang diinvestigasi polisi. Jadi investigasi ini bukanlah kapasitas BPJN," katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Teknik PT Wika untuk proyek tol Manado-Bitung, Fajar. Dia menerangkan, semua tahapan kontruksi sudah dilakukan secara detail sesuai prosedur. 

Bahkan, kata dia, pada saat melakukan pengecoran di ketinggian tertentu ada SOP sendiri. "Pada saat dilakukan pengecekan juga ada SOP sendiri," aku Fajar.

Menurut dia, saat ini pihaknya juga masih menuggu hasil invetigasi pihak kepolisian terkait penyebab ambruknya overpass saat pengecoran. "Ini sementara diinvestigasi. Sampel-sampel sudah diserahkan ke polisi. Tahapan demi tahapan sedang dilakukan. Kami sedang menunggu hasilnya," katanya.


(RRN)