Sidang Pembacaan Tuntutan Bos ABU Tour Ditunda

Muhammad Syawaluddin    •    Jumat, 18 Jan 2019 19:53 WIB
penipuanibadah umrah
Sidang Pembacaan Tuntutan Bos ABU Tour Ditunda
Bos ABU Tours Hamzah Mamba (kiri) berdiskusi dengan penasihat hukum dalam persidangan. Medcom.id

Makassar: Sidang pembacaan putusan terhadap  terdakwa bos perusahaan travel umrah ABU Tours Hamzah Mamba ditunda. Penundaan tersebut merupakan kali kedua setelah sebelumnya pada Kamis 17 Januari 2019 lalu dengan agenda yang sama juga tidak dilaksanakan. 

Sidang tersebut ditunda dengan dalih bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menunggu petunjuk dari Kejaksaan Agung (Kejagung). Walhasil Sejumlah jemaah dan agen yang menjadi korban merasa kecewa. 

JPU yang hadir saat sidang meminta kepada hakim agar sidang dengan  agenda pembacaan putusan bagi Hamzah Mamba untuk ditunda hingga Senin, 21 Januari 2019 mendatang. 

Salah satu JPU, Darmawan Wicaksono, mengatakan bahwa pihaknya belum bisa melanjutkan sidang penuntutan terhadap orang nomor satu ABU Tours tersebut lantaran masih menunggu petunjuk sesuai dengan mekanisme internal. 

"Ini harus dengan pertimbangan yang besar. Karena korbannya banyak. Kita tidal mau setengah-setengah. Yang pasti jika sudah ada petunjuk (Kejagung) langsung dibacakan," katanya, Jumat 18 Januari 2019.

Ketua majelis hakim yang memimpin jalannya persidangan Denny Lumban Tobing juga memenuhi permintaan JPU untuk menunda. Dan mengumumkan akan melanjutkan sidang pembacaan tuntutan itu pada minggu depan. 

Salah satu jemaah korban ABU Tours, Rosminah, merasa kecewa dengan penundaan pembacaan tuntutan hingga dua kali itu. Bahkan, dia menduga ada campur tangan dari Hamzah Mamba terkait penundaan tersebut. 

Namun, dia berharap hakim yang memimpin sidang bisa bertindak tegas pada agenda sidang selanjutnya bisa berjalan. Dan JPU juga bisa menuntut terdakwa Hamzah Mamba dengan hukuman yang seberat-beratnya. 

"Kami sebagai korban, menginginkan Hamzah Mamba (terdakwa) dihukum dengan hukuman maksimal. Kalau bisa 20 tahun pun itu pantas. Intinya seberat-beratnya," jelasnya. 


(ALB)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA