Mentan Lepas Ekspor 6 Ribu Ton Jagung Sulsel ke Filipina

Andi Aan Pranata    •    Jumat, 09 Mar 2018 12:58 WIB
ekspor
Mentan Lepas Ekspor 6 Ribu Ton Jagung Sulsel ke Filipina
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menghadiri pelepasan ekspor jagung ke Filipina, di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 9 Maret 2018 pagi.

Makassar: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menghadiri pelepasan ekspor jagung ke Filipina, di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 9 Maret 2018 pagi. Kali ini Pemerintah Provinsi Sulsel mengirimkan 6.700 ton jagung, sebagai awal dari total volume 60 ribu ton senilai Rp120 miliar.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, ekspor jagung merupakan rutinitas di daerahnya. Sejak tahun 2010, tiga perusahaan telah mengirimkan komoditas tersebut ke Filipina. Jagung berasal dari beberapa kabupaten di Sulsel, antara lain Bone, Maros, Gowa, dan Takalar.

“Ekspor ini sebagai bagian surplus, membuktikan bahwa pemerintah bersinergi dan tidak bergantung pada negara lain,” kata Gubernur Syahrul pada pelepasan tersebut.

Pemprov Sulsel mencatat bahwa produksi jagung di daerah tumbuh rata-rata 8,69 persen per tahun, sejak 2008 hingga 2017. Tahun lalu, menurut BPS, daerah ini memproduksi 2,34 juta ton jagung, menjadikannya sebagai salah satu potensi komoditas ekspor unggulan.

“Kegiatan ekspor memberi dampak positif terhadap akselerasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan mendukung program peningkatan ekspor nasional,” ujar Syahrul.

Menteri Amran Sulaiman menyebut ekspor komoditas jagung dari Sulsel merupakan yang kedua di Indonesia tahun ini. Sebelumnya diekspor 57 ribu ton lebih jagung dari Gorontalo.

Menurut Amran, ekspor jagung merupakan sejarah baru bagi Indonesia. Sebab sebelumnya, negara ini selalu mengimpor komoditas tersebut. Indonesia, kata dia, bahkan siap untuk memenuhi kebutuhan negara-negarat tetangga seperti Malaysia dan Filipina.

“Ini kerja keras petani yang didukung semua pihak,” Amran mengatakan.

Di sisi lain, ekspor komoditas jagung ke Filipina menambah daftar jumlah komoditas yang dikirim langsung dari Pelabuhan Makassar ke luar negeri. Sebelumnya, beberapa komoditas rutin dilepas lewat pintu ini. Seperti kakao, udang, ikan, garam, dan nikel.

“Kami berharap, negara tujuan ekspornya juga ditingkatkan, tentunya berdasarkan permintaan pasar,” kata Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Doso Agung.


(ALB)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA