Alat Berat Dikerahkan Evakuasi Jemaah Tertimpa Reruntuhan Masjid

Laela Badriyah, Antara    •    Senin, 06 Aug 2018 16:24 WIB
Gempa Lombok
Alat Berat Dikerahkan Evakuasi Jemaah Tertimpa Reruntuhan Masjid
Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang tertimbun reruntuhan masjid di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Senin, 6 Agustus 2018, dok: BNPB

Lombok Utara: Upaya evakuasi korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), membutuhkan bantuan alat berat. Termasuk, evakuasi warga yang tertimbun masjid roboh di Desa Lading-lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

"Saat ini, alat berat sudah datang untuk mengevakuasi korban," tulis Kepala Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui rilis yang diterima Medcom.id, Senin, 6 Agustus 2018.

Sementara itu Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan alat berat dibutuhkan untuk mengeluarkan korban dari reruntuhan. Ia memperkirakan sebanyak 30 alat berat untuk mengeluarkan korban.

"Tadi, yang bisa kami keluarkan hanya dua orang dengan alat seadanya, sisanya 28 orang masih tertimpa kubah besar. Jadi sampai sekarang belum sempat kami keluarkan, karena harus menggunakan bantuan alat berat," kata Rizal di Kecamatan Tanjung.

Di Kabupaten tersebut, hampir seluruh bangunan ambruk setelah gempa berkekuatan 7,0 SR mengguncang pada Minggu, 6 Agustus 2018. Seperti rumah, toko, masjid, kantor desa, dan puskesmas. 

Kantor Bupati Lombok Utara dan Gedung RSUD Tanjung pun rusak. Bangunannya masih kokoh. Namun, gentengnya berserakan. Dinding retak.


(RRN)