Keselamatan Pengguna Jasa Eretan tak Dijamin

Farhan Dwitama    •    Senin, 17 Apr 2017 16:37 WIB
perahu
Keselamatan Pengguna Jasa Eretan tak Dijamin
Eretan Perahu Penyebrangan Sederhana yang menghubungkan warga Kecamatan Neglasari di Kota Tangerang dengan warga Kecamatan Sepatan di Kabupaten Tangerang, Senin 17 April 2017.

Metrotvnews.com, Tangerang: Tak ada yang berani menjamin keselamatan penumpang eretan di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten. Moda transportasi tradisional itu acap dipakai warga untuk wira-wiri dari Kabupaten ke Kota Tangerang atau sebaliknya yang dibelah sungai Cisadane.

Eretan yang biasanya dipunyai para bos kecil di Tangerang, jauh dari kata layak sebagai moda penyeberangan sungai. Tapi, penggunanya tetap saja banyak. Apalagi, tak pernah ada larangan tegas dari pemerintah setempat.

"Memang adanya begitu, dari dulu juga enggak pernah ada masalah. Kalau ajal mau dikata apa," cetus Herman, pengguna eretan, Senin 17 April 2017.

Anwar, pekerja eretan di Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, menerangkan, tak ada satu pun perlengkapan keselamatan pada eretan. Namun, dia menjamin penumpang akan sampai dengan selamat ke seberang sungai.

"Filling aja, kalau cuaca normal, air sungai enggak banjir (sedang tinggi) insya Allah, aman," kata Anwar.

Meski begitu, dia menyadari moda penyebrangan sungai miliknya harus mementingkan keselamatan penumpang dan semua awak eretan. Makanya, ketika banjir atau air sedang meluap perahunya bersandar di tepian sungai Cisadane.

"Pokoknya kalau banjir kita engga jalan. Itu udah pasti, sewa (penumpang) juga ngerti enggak bakal maksa. Kita juga maksimal angkut 30 motor sekali jalan," bilang dia. 

Joni, pekerja eretan lainnya, mengaku, jika air sungai sedang tinggi dia membatasi 10 motor untuk satu kali penyeberangan. Lebih dari itu, eretannya ogah menyeberang. " Makanya antrean bisa panjang. Tapi mending begitu daripada ngorbanin yang lain," ucapnya. 

Disebutkan Anwar, ada beberapa pangkalan eretan di sisi sungai Cisadane, khususnya di Kampung Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari di Kota Tangerang dan di wilayah Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. 

"Setiap pangkalan ada dua eretan, satu eretan di sisi Kampung Kedaung Baru dan satu di sisi Kampung Kedaung Barat. Mereka jalan berbarengan agar setiap pangkalan ada eretan yang standby," kata dia.

Menurut pengakuan Anwar yang juga asli warga Kedaung Baru, keberadaan eretan untuk moda penyebrangan sungai Cisadane di Tangerang sejak puluhan tahun lalu. 

"Sudah puluhan tahun, dari jamanya duit sen-senan," ucap dia yang baru 5 tahun menjadi pekerja kasar di eretan.



(ALB)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

5 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA