Prajurit TNI Bantu Persalinan Korban Bencana

Daviq Umar Al Faruq    •    Sabtu, 06 Oct 2018 15:20 WIB
Gempa Donggala
Prajurit TNI Bantu Persalinan Korban Bencana
ilustrasi Medcom.id

Palu: Suara bayi terdengar dari rumah seorang warga yang rusak akibat guncangan gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Bayi laki-laki itu lahir tanpa disambut ayahnya yang hilang saat bencana menerjang.

Namun, duka ibu dari anak tersebut, Mutmainah, berganti suka. Meskipun kehilangan suaminya saat bencana menghantam Palu pada Jumat pekan lalu, dia tetap kuat untuk menyambut kehadiran putranya.

Serma Suradi, anggota Divif 2 Kostrad yang bermarkas di Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menceritakan kejadian tersebut kepada Medcom.id melalui keterangan tertulis, Jumat, 5 Oktober 2018. Suradi bertugas di Posko Rumah Sakit Lapangan Kesatuan Penanggulangan Bencana Alam sejak sehari setelah gempa.

Kamis siang, 4 Oktober 2018, di Kelurahan Balaroa, Palu Barat, Kota Palu, Sulteng, Suradi kedatangan seorang bidan desa bernama Melsi. Sang bidan meminta bantuan Suradi karena seorang perempuan hendak melahirkan.

Tanpa pikir panjang, Suradi bergegas mengambil tas perangkat kesehatan. Ia dan bidan itu pun menuju lokasi tempat sang ibu hendak melahirkan.

"Kami berjalan kurang lebih 1 kilometer menuju lokasi," kisah Suradi.

Setibanya di lokasi, Suradi merasa tempat tersebut tak layak untuk jadi ruang bersalin darurat. Tempat itu berupa sebuah tempat pengungsian.

Suradi lalu membopong si ibu hamil ke sebuah rumah warga yang kondisinya tak terlalu rusak. Sementara bidan menyiapkan kebutuhan persalinan.

Keramaian terdengar. Sang bidan berusaha mengarahkan si ibu untuk melahirkan secara normal. Si ibu berusaha menarik dan melepaskan napas untuk melahirkan bayi.

Setengah jam kemudian, bayi lahir. Suara tangisnya menjadi pencerah di hari itu. Si bayi diberi nama Yudha Faturahman.

"Maknanya sebagai ungkapan terima kasih karena proses persalinan lancar dan prajurit TNI AD khususnya Kostrad membantu," kata si ibu.

Proses persalinan kelar. Suradi dan bidan bernapas lega.

Seperti diketahui, Divif 2 Kostrad merupakan satuan di bawah jajaran Kostrad yang bermarkas di Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Satuan ini sendiri memiliki motto Vira Cakti Yudha.



(ALB)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA