Satu Keluarga di Pontianak Diculik Polisi Gadungan

Agung Widura    •    Kamis, 05 Oct 2017 19:22 WIB
penculikan
Satu Keluarga di Pontianak Diculik Polisi Gadungan
Ilustrasi penculikan, MTVN

Metrotvnews.com Pontianak: Polisi membekuk dua tersangka penculikan terhadap satu keluarga di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kedua pelaku beraksi dengan mengaku sebagai anggota polisi dan membawa surat perintah (sprint) palsu.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni mengatakan penculikan terjadi pada Selasa malam 3 Oktober 2017. Dua tersangka, JM dan EK, mendatangi sebuah rumah di kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

"Pelaku JM mengaku sebagai Polisi, dia menyuruh korban satu keluarga itu masuk ke dalam mobil dengan alasan mau dibawa ke Poltabes Pontianak," ungkap Husni di Pontianak, Kamis 5 September 2017.

Mereka kemudian menculik Su, 50 beserta putrinya, FH, 20. Selain itu pelaku ikut menculik LN, 30 dan YE, 5. LN merupakan menantu Su. Sedangkan YE adalah anak dari LN.

Penculik membawa mereka ke mobil. Penculik menggunakan kain dan lakban untuk menutup mata juga mulut para korban. Lalu mobil pun melaju.

Rabu dini hari, 4 Oktober 2017, pelaku membawa Su ke sebuah lokasi di Jalan Ahmad Yani II. Pelaku menurunkan Su dan menyuruhnya mencari suami. Pelaku beralasan, suami dari Su, Ko, tak kunjung mengembalikan mobil sewaan.

Tak lama berselang, pelaku membawa korban dan menurunkannya ke BTN Teluk Mulus Sungai Raya. Korban diturunkan di pinggir jalan dan pelaku kabur.

Korban kemudian berjalan menuju rumahnya. Su lalu melapor ke Polresta Pontianak.

Berdasarkan laporan, lanjut Husni, polisi memburu pelaku. Sedangkan tiga korban yang disekap di sebuah hotel dipulangkan.

Setelah olah TKP di hotel, identitas pelaku tercium. Nomor polisi kendaraan terekam kamera CCTV di hotel.

Satu jam kemudian, pelaku dibekuk di Terminal Sungai Durian, Kecamatan Sungai Raya.

"Sesampainya di lokasi, benar saja kendaraan itu sedang terparkir. Satu orang pelaku inisial JM pun sedang tertidur pulas di dalam mobil tersebut. Dengan kondisi itu, dengan mudah satu pelaku inisal JM berhasil ditangkap,"ungkap Husni.

Setelah berhasil menangkap JM kemudian dilakukan pengembangan. Hasil introgasi dilapangan, JM mengaku dia ditemani oleh satu temannya inisial EK saat melakukan penculikan tersebut.

"Kemudian dari informasi itu, anggota pun kembali melakukan penangkapan terhadap EK di kediamannya, didaerah Sungai Raya Kubu Raya,"jelasnya.

Setelah berhasil meringkus kedua tersangka lalu kedua tersangka digelandang menuju ke Polresta untuk diproses lebih lanjut. 


(RRN)