Pemprov Sulut Siapkan Aplikasi Pencegahan Korupsi

Mulyadi Pontororing    •    Kamis, 08 Mar 2018 16:04 WIB
pencegahan korupsi
Pemprov Sulut Siapkan Aplikasi Pencegahan Korupsi
ilustrasi Medcom.id

Manado: Penanganan dan pencegahan korupsi menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada 2018 ini. Hal ini sebagai tindak lanjut dari komitmen bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Untuk mengimplementasikan hal tersebut, Pemprov Sulut membentuk tim untuk merancang aplikasi pencegahan korupsi berintegritas. Dengan adanya aplikasi itu diharapkan dapat menekan tindak Korupsi dalam sistem pemerintahan.

Sekretaris Daerah Pemrov Sulut Edwin Silangen, mengatakan saat ini pihaknya tengah merancang sebuah aplikasi pencegahan koruspi terintegrasi. Menurutnya, hal ini telah dibahas bersama seluruh perangkat daerah Pemprov Sulut.

"Budaya anti korupsi harus diterapkan secara serius dalam sistem Pemprov Sulut, pencegahan korupsi harus menjadi harga mati sehingga Good Governance and Clean Governance dapat tercapai," kata Silangen di Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus, Manado, Kamis, 8 Maret 2018.

Dia juga berharap,  apa yang telah dilakukan Pemrov Sulut ini juga dapat diimplementasikan di oleh pemerintah kabupaten kota se-Sulut.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi antara KPK bersama Pemprov Sulut beberapa waktu lalu, Wakil Ketua KPK Basariah Panjaitan  menuturkan pembangunan sistem tata kelola pemerintahan harus dilaksanakan dengan baik. Khususnya yang terkait dengan permasalahan yang dituangkan dalam rencana aksi program pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi.

KPK memandang sebagai contoh pencegahan korupsi  korupsi di area perencanaan dan penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa di tingkat pemerintahan daerah dimulai dari perencanaan yang baik dan transparan, yang dapat diwujudkan melalui aplikasi e-planning dan e-budgeting.


(ALB)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA