Presiden Buka Peringatan Hari Koperasi di Makassar

Andi Aan Pranata    •    Rabu, 12 Jul 2017 17:24 WIB
koperasi
Presiden Buka Peringatan Hari Koperasi di Makassar
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-70 di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu petang, 12 Juli 2017.--MTVN/Andi--

Metrotvnews.com, Makassar: Presiden Joko Widodo membuka puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-70 di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu petang, 12 Juli 2017. Upacara seremonial dihadiri masyarakat gerakan koperasi se-Indonesia yang diklaim panitia berjumlah sekitar empat ribu orang.

Presiden tiba di Lapangan Karebosi sekitar pukul 16.00 WITA, didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi. Turut hadir Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Ngurah Puspayoga, Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid beserta jajaran, serta kepala daerah dan unsur muspida dari berbagai daerah. 

Harkopnas ke-70 digelar dengan tema 'Koperasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan dan Masyarakat yang Berkeadilan untuk Memperkokoh NKRI'.

Ketua panitia pelaksana yang juga Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkapkan, pada tahun ini Harkopnas terbilang spesial. Sebab digelar serangkaian dengan Kongres Koperasi III. Sebelumnya Kongres I digelar di Tasikmalaya pada tahun 1947 dan Bandung, 1953. Adapun Kongres III rencananya dibuka di Hotel Clarion Makassar, malam nanti, hingga 15 Juli.

"Setelah 54 tahun, kongres digelar di tengah berbagai fenomena kebangkitan koperas nasional dan daerah," kata Danny saat membacakan laporan kegiatan.

Rangkaian Harkopnas 2017 di Makassar sebelumnya dimeriahkan berbagai kegiatan dan program. Di antaranya jalan santai, kemah koperasi, dan pameran berbagai produk koperasi dan UMKM.

"Makassar jadi tonggak sejarah baru. Peringatan tahun ini yang terbesar dalam 17 tahun terakhir. Kita berharap dapat menguatkan kembali komitmen membangkitkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian," ujar Nurdin Halid.

Dalam sambutannya, Presiden mengungkapkan bahwa koperasi memegang peranan penting dalam peningkatan perekonomian negara. Hal tersebut terlihat dari sumbangan koperasi yang terus meningkat, dengan nilai 3,9 persen pada 2016. Diharapkan kerja sama semua sektor untuk prestasi yang lebih baik di masa depan.

"Saya ingin mengajak seluruh penggerak koperasi untuk meneguhkan kembali semangat reformasi koperasi. Sehingga bisa mengikuti persaingan global," kata Jokowi.

Presiden melanjutkan, koperasi merupakan kekuatan dalam menghadao perubahan zaman yang sangat cepat. Namun hal itu perlu diikuti dengan berbagai inovasi dan kegesitan.

"Kepada penggerak koperasi, jangan takut bersaing dengan pelaku ekonomi lain. Karena koperasi masih relevan dalam perekonomian nasional dan global," ujarnya.

"Koperas harus diperkuat, dibudayakan oleh semua. Pemerintah juga menempatkan koperasi sebagai institusi penting," Jokowi melanjutkan.

Pada peringatan Harkopnas diserahkan penghargaan dari Dekopin bagi sejumlah koperasi dari berbagai daerah yang dianggap berprestasi. Penghargaan tokoh utama koperasi juga diserahkan kepada sejumlah kepala daerah. Masing-masing kepada Gubernur Jawa Barat dan Jawa Timur; Wali Kota Parepare, Makassar, Semarang, dan Semarang; serta Bupati Bone, Wajo, Enrekang, Banyuwangi, Soppeng, dan Kutai Kartanegara.

Juga dilakukan penandatanganan MoU kerja sama penguatan koperasi antara Dekopin dengan sejumlah lembaga. Yakni Otoritas Jasa Keuangan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Jawa Barat.


(ALB)