Pemkab Hulu Sungai Tengah Berkomitmen Menolak Tambang dan Sawit

Denny S    •    Kamis, 14 Sep 2017 11:39 WIB
pertambangan
Pemkab Hulu Sungai Tengah Berkomitmen Menolak Tambang dan Sawit
Ilustrasi tambang batu bara dan perkebunan sawit -- ANT/FB Anggoro

Metrotvnews.com, Barabai: Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berkomitmen membebaskan daerahnya dari kegiatan pertambangan batu bara dan perkebunan sawit. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan alam wilayah yang berada di kaki Pegunungan Meratus tersebut.

Langkah nyata penolakan terhadap ekspansi tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit dilakukan dengan melayangkan surat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta surat tembusan kepada dua perusahaan tambang pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B), yaitu PT Mantimin Coal dan PT Antang Gunung Meratus.

"Sikap Pemkab ini mendapat dukungan dari masyarakat, karena itu kami tetap berkomitmen untuk membebaskan daerah ini dari ekspansi tambang dan sawit," kata Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah Ahmad Chairansyah di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Kamis 14 September 2017.

Ahmad mengakui, ada banyak calon investor tambang dan sawit yang terus berupaya masuk ke wilayahnya. Ada juga terdapat dua perusahaan tambang dengan izin PKP2B yang dalam beberapa waktu terakhir berupaya melakukan eksploitasi tambang, tetapi mendapat perlawanan masyarakat dan Pemkab Hulu Sungai Tengah.

Menurut Ahmad, warga jangan sampai tergiur menjual lahan mereka kepada perusahaan tambang. "Peran masyarakat mendukung Pemkab menolak eksploitasi sumber daya alam sangat diperlukan. Caranya, jangan menjual lahan ke pengusaha untuk ditambang. Kita takut, masyarakat tergiur menjual lahan mereka ke pengusaha," ujarnya.

Saat ini, Kabupaten Hulu Sungai Tengah menjadi satu-satunya wilayah di Kalsel yang bebas dari tambang dan sawit. Eksploitasi sumber daya alam berupa tambang dan sawit dinilai tidak banyak memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, tapi justru merusak lingkungan dan mengancam sumber mata pencarian warga di sektor pertanian dan perikanan.

"Tanpa tambang dan sawit, kehidupan sekitar 250 ribu warga kami cukup baik, dengan APBD kabupaten tidak kalah dari daerah yang mengandalkan tambang," tutup Ahmad.


(NIN)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

2 hours Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA