Sekolah di Singkawang Diliburkan karena Banyak Siswa Terjangkit Hepatitis A

Antara    •    Rabu, 05 Sep 2018 13:10 WIB
penyakitpenyakit menular
Sekolah di Singkawang Diliburkan karena Banyak Siswa Terjangkit Hepatitis A
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Pontianak: Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Singkawang, Kalimantan Barat, meliburkan kegiatan belajar mengajar sejak Selasa, 4 September 2018. Keputusan itu dilakukan lantaran banyak siswa menunjukkan gejala tertular Hepatitis A.

Libur sekolah berlangsung hingga Jumat, 7 September 2018. Tujuannya meminimalisasi penularan Hepatitis A.

"Alasan diliburkannya siswa guna mencegah penyebaran virus yang dicurigai virus Hepatitis A di sekolah," kata Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 4 Singkawang, Anny Ernawati, saat dikonfirmasi, Rabu, 5 September 2018.

Anny menjelaskan, sekolah memutuskan meliburkan murid berdasarkan rekomendasi tim dokter yang memeriksa kesehatan siswa.

Menurut Anny, dari pemeriksaan dokter, siswa kelas IX D yang mengalami mata kuning berjumlah 32 orang. Sedangkan yang
tidak terjangkit hanya dua siswa.

Sementara Wakil Kepala Urusan Humas SMP Negeri 4 Singkawang Iriani mengatakan, setelah pemeriksaan kesehatan dilakukan di lima dari 24 kelas di sekolah itu, ada 83 siswa yang terindikasi mengalami gejala Hepatitis A.

"Dan itu belum sampai ke 24 kelas, tapi baru lima kelas pemeriksaannya. Sampai saat ini Alhamdulillah guru-guru belum ada yang tertular," ungkap Iriana.

Setelah pemeriksaan di lima kelas selesai, tim dokter menyarankan sekolah
meliburkan murid beberapa hari guna memutus rantai penyebaran virus yang
diduga Hepatitis A.

Sekolah ingin memberi waktu agar murid yang mengalami gejala infeksi memulihkan kesehatan.

Setelah siswa masuk kembali pada Jumat, 7 September, kantin sekolah masih ditutup sampai ada hasil pemeriksaan laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Singkawang, A Kismed mengatakan, sampai Senin, 3 September malam, dinas total sudah menerima laporan 153 kasus dugaan infeksi Hepatitis A.

"Itu baru sampai kemarin malam. Sementara laporan yang masuk pada hari ini Selasa, kemarin belum kita validasi," kata Kismed.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, menurut Kismed, sudah menindaklanjuti informasi merebaknya infeksi Hepatitis A di Singkawang dengan mengambil sampel makanan dan minuman.

"Ada tiga orang tim dari Dinkes Provinsi Kalbar yang datang ke Singkawang,"
jelas Kismed.


(DEN)