Ibu Jasad Bayi di Pesawat Etihad Menampik Lakukan Aborsi

Farhan Dwitama    •    Senin, 08 Jan 2018 02:14 WIB
mayat bayi
Ibu Jasad Bayi di Pesawat Etihad Menampik Lakukan Aborsi
Barang bukti septu dan celana bahan milik terduga pembuang bayi di tempat sampah toilet pesawat Ettihad Airways, Minggu 7 Januari 2018 di Mapolresta Tangerang. (Medcom.id/Farhan Dwitama)

Tangerang: Terduga pembuang jasad bayi di dalam tempat sampah toilet pesawat Etihad Airways, H, 34, menampik kejadian tersebut adalah tindakan aborsi. 

Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Akhmad Yusep Gunawan menjelaskan, pihaknya belum dapat memeriksa terduga H yang saat ini masih dalam perawatan medis di RS Polri Kramat Jati. 

“Motif, dari interogasi semetara bersangkutan di luar kemampuan kandungan. Keluar begitu saja, tapi ini kita akan dalami,” terang Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta Kombes Yusep Gunawan, di Mapolresta Tangerang, Banten, Minggu 7 Januari 2018. 

Dia melanjutkan, pemeriksaan tim dokter Kantor Kesehatan Pelabuhah Bandara Soetta, menyebutkan kalau jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi utuh. 

"Keterangan dokter, bayi itu telah berusia 9 bulan dengan kondisi anggota tubuh yang utuh,” cetus dia. 

Lebih jauh Yusep menerangkan, H merupakan TKW yang bekerja di Arab Saudi. H sudah bekerja selama 4 tahun. 

“Informasi yang kami dapat, yang bersangkutan berangkat ke Arab Saudi tidak dengan suami, ada kemungkinan-kemungkinan potensi yang disampaikan bahwa ini adalah hasil hubungan gelap, namun masih akan kami dalami,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, petugas cleaning service pesawat Etihad Airways EY-747 rute Abu Dhabi- Soekarno Hatta menemukan jasad bayi dalam tempat sampah toilet pesawat. 

Keterangan kru pesawat, menyebutkan terduga H mengalami pendarahan hebat dan sakit perut, sehingga pesawat Etihad mendarat darurat di Bangkok.


(LDS)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA