Diduga Stres, Buronan Interpol di Bali Mencoba Bunuh Diri

Raiza Andini    •    Jumat, 21 Apr 2017 00:11 WIB
buronan interpol
Diduga Stres, Buronan Interpol di Bali Mencoba Bunuh Diri
Chen berbaring setelah melakukan percobaan bunuh diri. MTVN/ Raiza Andini

Metrotvnews.com, Badung: Buronan International Police (Interpol) ditangkap petugas Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, di terminal kedatangan internsional Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Kamis 20 April 2017.

Pria yang diketahui bernama Chen Liang tersebut mencoba melakukan bunuh diri di kantor Wasdakim Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai usai ditangkap.

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Ari Budijanto menjelaskan bahwa sekira pukul 02.30 Wita, petugas imigrasi menangkap Chen Liang di Bandara Ngurah Rai, dan langsung membawanya ke kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai.

Buronan Interpol itu terkena kasus pelanggaran berat di Tiongkok yakni penipuan dan penggelapan. Dia berkunjung ke Bali menggunakan visa wisata dari Bangkok dengan penerbangan Thailand Airways GT 431.

Sesampainya di kantor imigrasi, Chen Liang (34) tidak bisa dimintai keterangannya lantaran warga negara Tiongkok terlihat seperti orang stres. Buronan Interpol itu tidak tidur sejak dia ditangkap dan diinapkan ke dalam sel imigrasi hingga pukul 05.00 Wita.

"Dia tampak mondar mandir, seperti orang tidak tenang. Kemudian dia diam, kita beri dia istirahat di ruangan wasdakim," papar Ari kepada Metrotvnews.

Petugas mengira pria tersebut tengah istirahat, sebab Chen Liang tidak tampak mondar-mandir di dalam ruangan wasdakim. Sekira pukul 08.30 Wita, petugas memanggil warga negara Tiongkok itu untuk sarapan pagi, namun petugas malah mendapati Chen Liang telah berlumuran darah.

Dia berusaha bunuh diri dengan cara menggunakan sebuah plastik dari bangku di dalam ruangan tersebut. Diduga, Chen stres ditangkap Imigrasi dan akan menghadapi hukuman seumur hidup dari negaranya lantaran melakukan penggelapan dan penipuan di negaranya sendiri.

"Dia memotong urat nadi di tangan bagian kanan. Dia kena kasus penipuan dan penggelapan di negaranya, bukan di Indonesia," tambah Ari.

Mendapati peristiwa tersebut, petugas langsung membawanya ke rumah sakit BIMC guna mendapati perawatan intensif oleh tim medis sebelum dibawa pulang ke Tiongkok oleh Interpol.

"Kita langsung bawa ke rumah sakit, kondisinya terakhir sudah membaik," kata Ari.

Pihak imigrasi melimpahkan kasus tersebut ke Mapolda Bali, lantaran Chen Liang merupakan buronan Interpol. Saat ini, polisi masih menunggu Interpol untuk dapat melakukan pemeriksaan.

"Tapi kalau pihak kepolisian meminta bantuan kita untuk melakukan deportasi kami siap akan membantu," tutup dia.
(SCI)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

11 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA