Panglima TNI Beri Senjata Api pada Gubernur Bali, NTB dan NTT

Raiza Andini    •    Kamis, 10 Aug 2017 16:09 WIB
panglima tni
Panglima TNI Beri Senjata Api pada Gubernur Bali, NTB dan NTT
Senjata api yang diserahkan kepada Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi, dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya -- MTVN/Raiza Andini

Metrotvnews.com, Denpasar: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melalui Pangdam IX Udayana Mayjend Komarudin Simanjuntak memberikan senjata api kepada Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya. Penyerahan senjata api jenis P3 berisikan 20 peluru buatan Pindad ini sebagai ikatan silaturahmi dan penghargaan dari TNI.

"Semoga ikatannya semakin solid, maka diberikanlah satu senjata dengan ciri khas tentara, supaya ingatan beliau dengan TNI semakin kuat," kata Komarudin di Makodam IX Udayana, Puputan, Denpasar, Bali, Kamis 10 Agustus 2017.

Komarudin menjelaskan, penyerahan senjata ini adalah merupakan perintah Panglima TNI serentak di seluruh Indonesia kepada para gubernur. Senjata tersebut diharapkan dapat digunakan untuk melindungi diri dari segala bentuk gangguan yang mengancam jiwa dan raga para gubernur saat bertugas.

"Tapi, ini tidak ada keterkaitannya dengan ancaman kepada Gubernur," lanjut Komarudin.

Menurut Komarudin, izin kepemilikan senjata api hanya diberikan untuk pejabat tertentu, sesuai dengan Perppu Nomor 20 Tahun 1960 tentang Kewenangan Perizinan yang Diberikan Menurut Perundang-undangan Mengenai Senjata Api. Mereka yang berhak memiliki senjata api harus dipilih secara efektif dan selektif.

Terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika merasa beruntung mendapatkan penghargaan dari TNI berupa senjata api. Ia jadi teringat saat menjadi tergabung dalam ABRI dan bertugas menjaga perbatasan di Atambua.

"Pada saat latihan itu saya yang paling tua, yang lain masih muda-muda, tapi saya masih kuat," tandasnya.


(NIN)