Universitas Tadulako Palu Beraktivitas Pekan Depan

ant    •    Kamis, 11 Oct 2018 16:04 WIB
Gempa Donggala
Universitas Tadulako Palu Beraktivitas Pekan Depan
Anggota Tim SAR melakukan pencarian korban di lokasi terdampak gempa dan pencairan tanah (likuifaksi) di Kelurahan Petobo di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/10). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

Bandung: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan proses belajar-mengajar di Universitas Tadulako, Palu, akan dimulai pada pekan depan.

"Kampus mulai beraktivitas minggu depan, kami sudah berbicara dengan rektor mengenai hal tersebut," ujar Menristekdikti usai meresmikan industri-katalis pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung,
Jawa Barat, Kamis, 11 Oktober 2018. 

Baca: Tanggap Darurat Bencana Sulteng Diperpanjang 14 Hari

Untuk bangunan kampus yang roboh akibat gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) pada Jumat 28 September, Nasir mengatakan pihaknya akan mengalokasikan dana untuk pembangunan di universitas tersebut pada tahun depan. Saat ini, pihak kementerian sedang mendata mahasiswa dan dosen yang menjadi korban gempa, dan juga pada sejumlah bangunan yang roboh.

"Kami meminta agar proses belajar-mengajar terus berlanjut. Jangan sampai mahasiswa yang terkena bencana pindah ke kampus lain," katanya. 

Baca: Palu Dikepung 4 Lempeng Bumi

Nasir meminta jangan sampai mahasiswa terkatung-katung akibat bencana sehingga kuliah berhenti. Pihaknya juga sedang melakukan pembahasan dengan rektor mengenai pembebasan biaya di kampus ataupun beasiswa.  
Sebelumnya, Kemenristedikti juga akan memberikan bantuan beasiswa, baik bagi mahasiswa yang tengah kuliah di Palu dan Donggala maupun mahasiswa asal Palu dan Donggala yang tengah menempuh studi di perguruan tinggi di luar Sulawesi Tengah.

Diperkirakan saat ini terdapat 3.530 mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang tengah menempuh studi di 35 perguruan tinggi di Indonesia. Data yang dimiliki Kemristedikti, saat ini terdapat 37 perguruan tinggi di
wilayah Sulawesi Tengah, baik negeri maupun swasta, dengan 61.827 mahasiswa. Kementerian saat ini tengah mengumpulkan data mengenai dosen, mahasiswa ataupun tenaga kependidikan di perguruan tinggi yang menjadi korban bencana alam.




(ALB)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA