Oknum Satpol PP Tangsel Tipu Pengusaha, Lima Saksi Diperiksa

Farhan Dwitama    •    Jumat, 23 Sep 2016 11:21 WIB
penipuan
Oknum Satpol PP Tangsel Tipu Pengusaha, Lima Saksi Diperiksa
Ilustrasi--Foto: Ant/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Tangerang: Polres Tangerang Selatan memeriksa lima saksi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp200 juta oleh oknum Satpol PP Tangerang Selatan S terhadap seorang pengusaha AS. 

"Selama dua pekan sejak dilaporkan, kami sudah melakukan pemeriksaan sebanyak lima orang dari pihak korban. Hingga kini terus berjalan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan AKP Samian, Jumat (23/9/2016).

Samian mengatakan, penyidik masih akan memeriksa satu saksi dalam kasus ini. Setelah mengumpulkan keterangan dan barang bukti, pihaknya akan menggelar perkara ini.
 
"Tahapannya usai mendapatkan satu saksi lagi akan ada gelar perkara untuk lebih jelas bagaimana kasus yang sebenarnya terjadi. Prosedurnya demikian," kata dia.

Baca: Oknum Satpol PP Tangsel Diduga Tipu Pengusaha Rp200 Juta

Barang bukti yang sudah dikumpulkan di antaranya kuitansi penyerahan uang yang tertera tanda tangan terlapor.

Saat Metrotvnews.com menghubungi oknum Satpol PP berinisial S itu, ponselnya tidak aktif. S juga tidak dapat ditemui di kantornya.

"Sudah sepekan ini jarang terlihat di kantor," kata seorang Satpol PP Tangerang Selatan.

Sekretaris Satpol PP Tangerang Selatan Apih Ruhiyat juga membenarkan bahwa S sulit ditemui. Ia berharap S segera memberi keterangan ke kepolisian agar kasus ini segera selesai.

"Sudah jarang ke kantor. Orangnya susah ditemui. Kami sudah pernah meminta untuk disesaikan jika ada persoalan," kata Apih Ruhiyat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Tangerang Selatan Firdaus mengatakan, apabila S diketahui sebagai pegawai negeri sipil setempat maka pihaknya akan memanggil untuk diminta keterangan. BKPP Tangerang Selatan akan menelusuri dugaan itu.

"Jika (S) diketahui PNS, lalu sudah ada laporan kepada pihak kepolisian, tim kami akan jemput bola. Ini untuk memastikan duduk persoalannya dalam perspektif pegawai negeri sipil yang sering diberikan pembinaan," kata Firdaus.


(TTD)

Djarot: <i>Please</i> Tinggalkan Kendaraan Pribadimu

Djarot: Please Tinggalkan Kendaraan Pribadimu

1 hour Ago

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, menuntaskan permasalahan kemacetan Ib…

BERITA LAINNYA
Video /