Warga Demo Tuntut Perbaikan Jalan Labuan-Carita-Anyer

Batur Parisi    •    Rabu, 15 Mar 2017 20:23 WIB
demo massa
Warga Demo Tuntut Perbaikan Jalan Labuan-Carita-Anyer
Ratusan masyarakat Carita blokir jalan Labuan-Carita-Anyer. MTVN/Batur Parisi

Metrotvnews.com, Pandeglang: Ratusan masyarakat di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali turun ke jalan. Mereka menutup paksa jalur Labuan-Carita-Anyer. Warga menuding pemerintah tak punya hati, sebab membiarkan jalan Labuan-Carita, rusak parah.

Warga bukan baru kali ini berunjuk rasa. Ini sudah yang ketiga kali. Mereka kembali berdemo karena dua aksi sebelumnya tak digubris Pemerintah Kabupaten Pandeglang. 

Koordinator aksi, E. Supriadi Pranky, menganggap pemerintah sengaja membiarkan masyarakat Carita menderita akibat jalan rusak. Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita sibuk bersolek. "Bupati hanya mampu merawat kecantikannya, tetapi tak mampu memuluskan jalur Labuan-Carita," ungkap Pranky, Rabu 15 Maret 2017. 

Pranky menilai, pemerintah membiarkan kendaraan overtonase lalu-lalang di jalur tersebut. Walhasil, kondisi jalan tambah memprihatinkan. "Jalan Labuan-Carita merupakan akses utama menuju kawasan objek wisata, kalau tetap dibiarkan rusak, objek wisata akan sepi pengunjung," kata Pranky.

Koordinator lainnya, Samhadi, mengaku, kondisi jalan Carita yang semakin parah merupakan salah satu bentuk ketidakberpihakan pemerintah terhadap masyarakat. Wilayah Carita, seakan-akan dianaktirikan oleh Pemkab Pandeglang, Pemprov Banten, dan Pemerintah Pusat. Padahal, kata dia, wilayah Carita merupakan pusat objek wisata di Banten, khususnya Kabupaten Pandeglang, tetapi akses jalan selalu dibiarkan rusak.

"Fungsi jalan sebagai sarana peningkatan pelayanan publik dan berdampak langsung terhadap pertumbukan ekonomi masyarakat. Namun kalau dibiarkan rusak, maka masyarakat tidak akan maju," tuturnya.

Samhadi menuntut, Bupati Pandeglang mampu mengawal wisata dan memajukan Carita, masyarakat jangan hanya dijadikan sapi perah. Selain itu, pihak legislatif juga harus bisa mendorong semua pembangunan di Pandeglang, jangan hanya duduk di kursi mewah.

"Kami ingin jalan Carita ini bagus, karena kalau jalannya bagus, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan berkembang cepat," ujarnya.

Sementara saat akan dikonfirmasi, Kepala Unita Pelaksana Tehnis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten, Memed sedang tidak ada di tempat. Menurut salah seorang stafnya, kalau Kepala UPT DPUPR itu tidak ada di ruangannya. "Bapak tidak ada di kantornya," ucapnya. 


(ALB)