Nyoman Suyasa Ditunjuk Gantikan Jero Jangol di DPRD Bali

Arnoldus Dhae    •    Senin, 13 Nov 2017 11:40 WIB
narkobadprd
Nyoman Suyasa Ditunjuk Gantikan Jero Jangol di DPRD Bali
Polisi mencari sejumlah barang bukti untuk melengkapi berkas perkara pemeriksaan Jro Komang Gede Swatika yang sampai saat ini masih menjadi buron kasus narkoba pascamelarikan diri saat penggerebekan di kediamannya pada Jumat (3/11). ANTARA FOTO/Wira Surya

Denpasar: DPD Partai Gerindra Provinsi Bali menugaskan Nyoman Suyasa sebagai Wakil Ketua DPRD Bali menggantikan Jero Gede Komang Swastika alias Jero Jangol, tersangka kasus narkoba. Jero Jangol yang sudah dipecat dari keanggotan partai Gerindra hingga kini masih menjadi buronan polisi.

Penunjukan Suyasa sebagai Wakil Ketua DPRD Bali tersebut diputuskan dalam rapat DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, di Denpasar, Minggu 12 November. Rapat tersebut dihadiri pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Bali dan anggota fraksi Partai Gerindra DPRD Bali. Suyasa sendiri diketahui selama ini menjabat sebagai ketua fraksi di DPRD Bali.

"Pak Ketua Fraksi (Nyoman Suyasa) yang menjadi Wakil Ketua DPRD Bali," kata Sekretaris fraksi partai Gerindra DPRD Bali Wayan Tagel Arjana, Senin 13 November 2017.

Nama Suyasa sudah diprediksi akan menggantikan Jero Jangol dari wakil ketua DPRD Bali. Ketua DPC partai Gerindra Kabupaten Karangasem itu memang disebut-sebut bersaing dengan Wayan Tagel Arjana menggantikan Jero Jangol. 

Namun, Suyasa lebih diunggulkan, sebab mengemban jabatan strategis sebagai ketua fraksi. Adapun Tagel Arjana, selain sebagai Sekretaris fraksi, juga menjabat sebagai wakil ketua Komisi I DPRD Bali.

Selain mengganti Wakil Ketua DPRD Bali, Partai Gerindra juga mengocok ulang pimpinan alat kelengkapan dewan. Wayan Tagel Arjana akan diplot sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Bali menggantikan Gde Ketut Nugrahita Pendit. Adapun kursi ketua fraksi DPRD Bali yang ditinggalkan Suyasa akan diisi oleh Pendit.

Sementara itu, untuk calon pengganti antarwaktu (PAW) Jero Jangol sebagai anggota DPRD Bali akan diusulkan oleh DPD Partai Gerindra Provinsi Bali kepada pimpinan DPRD Bali dalam waktu dekat ini. Sesuai aturan yang ada, calon kuat PAW Jero Jangol adalah caleg peraih suara terbanyak setelah Jero Jangol hasil pemilu legislatif (Pileg) 2014, yakni Wayan Sudiara. 

Berdasarkan hasil Pileg 2014, Jero Jangol satu-satunya caleg partai Gerindra dari Dapil Denpasar yang lolos ke DPRD Bali dengan perolehan 6.671 suara. Wayan Sudiara menduduki peringkat kedua dengan perolehan 2.451 suara.

Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, PAW Jero Jangol di DPRD Bali akan secepatnya diproses setelah menerima surat usulan PAW dari DPD Partai Gerindra Provinsi Bali. "Kita akan proses kalau sudah terima surat (usulan PAW) dari induk partainya (Gerindra)," kata Adi Wiryatama.

Untuk diketahui, setelah DPRD Bali menerima surat usulan PAW dari DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, pimpinan DPRD Bali akan bersurat ke KPU Provinsi Bali untuk meminta nama calon PAW Jero Jangol. Selanjutnya, KPU Provinsi Bali akan menggelar Rapat Pleno untuk menentukan nama calon PAW Jero Jangol. Selanjutnya, KPU Bali mengirimkan nama calon PAW Jero Jangol ke DPRD Bali.

Proses selanjutnya, DPRD Bali akan mengusulkan nama calon PAW Jero Jangol tersebut ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Setelah menerima Surat Keputusan Mendagri, barulah DPRD Bali menggelar Rapat Paripurna untuk melantik anggota DPRD Bali PAW Jero Jangol.



(ALB)